4 Penyebab Kenapa Orang Berhijab Sering Mengalami Rambut Rontok
Kenapa orang berhijab lebih mudah mengalami rambut rontok -freepik.com \-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Bagi banyak perempuan, hijab adalah mahkota kemuliaan. Namun, di balik keanggunannya, tidak sedikit hijaber yang menghadapi drama harian yang cukup meresahkan: rambut rontok yang berlebihan.
Banyak yang mengira bahwa menutup rambut secara otomatis akan melindungi rambut dari polusi. Faktanya, kondisi tertutup dalam waktu lama menciptakan tantangan tersendiri bagi kesehatan kulit kepala. Mengerti penyebabnya adalah langkah pertama agar rambut tetap kuat meski tertutup rapat.
Berikut adalah 4 penyebab utama mengapa rambut rontok sering menghantui para hijaber:
1. Mengenakan Hijab Saat Rambut Masih Basah
Ini adalah "dosa besar" yang paling sering dilakukan karena terburu-buru. Mengikat dan menutup rambut yang masih basah dengan kain hijab akan menciptakan kelembapan ekstrem.
BACA JUGA:Intip Manfaat Tersembunyi Mengonsumsi Bawang Putih Mentah Setiap Hari
Kebiasaan ini dapat membuat batang rambut berada dalam kondisi paling rapuh saat basah. Kelembapan yang terperangkap memicu munculnya ketombe dan jamur, yang secara perlahan melemahkan folikel rambut dan menyebabkan kerontokan.
2. Ikatan Rambut yang Terlalu Kencang (Traction Alopecia)
Agar hijab terlihat rapi dan tidak bergeser, banyak orang mengikat rambut (ciput/cepol) dengan sangat kuat. Dalam dunia medis, kerontokan akibat tarikan terus-menerus ini disebut Traction Alopecia.
Tarikan konstan pada akar rambut membuat garis rambut (terutama di area dahi) semakin mundur dan helai rambut tercabut sebelum waktunya.
3. Kurangnya Sirkulasi Udara dan Oksigen
Menutup rambut selama 8–10 jam sehari tanpa jeda membuat kulit kepala sulit "bernapas". Suhu di bawah kain hijab cenderung lebih panas, yang memicu produksi keringat dan minyak berlebih (sebum).
BACA JUGA:Mesin Pembakar Lemak Paling Efektif, dr Zaidul Akbar: Lemak Rontok dan Perut Buncit Rata
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


