Mengonsumsi kentang ungu bisa mengurangi risiko kanker usus besar menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Nutritional Biochemistry.
5. Membantu Pencernaan dan Regularitas
Ada kandungan serat yang baik pada kentang, terutama pada kulitnya. Kita tahu bahwa serat membantu mencegah sembelit dan menjaga agar saluran pencernaan tetap sehat.
6. Bahaya Produk Kentang Olahan
Kentang yang diproses dengan lemak pada suhu tinggi, seperti keripik kentang dan kentang goreng akan menghasilkan akrilamida.
Studi telah menemukan bahwa akrilamida bisa menyebabkan kanker, menurut The National Cancer Institute.
7. Kentang berada di keluarga Nightshade
Kentang adalah salah satu sayuran yang termasuk dalam keluarga nightshade, yang meliputi terong, tomat dan paprika.
Jika Anda peka terhadap nightshades, mereka bisa memicu pembengkakan di tubuh dan berkontribusi pada arthritis.
Tidak ada penelitian ilmiah untuk mengonfirmasi hal ini, namun banyak profesional kesehatan telah melakukan pengamatan bahwa beberapa orang peka terhadap produksi nightshade.
Telah disarankan bahwa sensitivitas terhadap nightshades ini adalah kepekaan unik terhadap solanine.
8. Beta-blocker
Ini adalah jenis obat yang biasa diresepkan untuk penyakit jantung. Hal ini bisa menyebabkan kadar potassium meningkat dalam darah.
Makanan dengan kadar potasium tinggi seperti kentang harus dikonsumsi secukupnya saat mengambil beta-blocker. (fny/jpnn)