KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress - Aksi main hakim sendiri dalam menyelesaikan masalah perselisihan menghebohkan masyarakat Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang. Pasalnya, Indra Sohin (58) warga setempat bersimbah darah, setelah dibacok warga satu desa dengannya. Akibatnya, tiga jari tengah korban putus. Penyebabnya, perselisihan antara keluarga korban dan pelaku sebelumnya. Diceritakan Sekretaris Desa (Sekdes) Kelobak, Berlian, keribuan bermula saat adanya pesta di rumah Saidina. Saat itu ada laporan bila korban Indra Sohin menyerakkan tanah kuning disekitar lokasi pesta. Sehingga memancing emosi keluarga Saidina. Namun perkara ditengahi Kepala Desa (Kades) setempat hingga direncanakan akan dilaksanakan perdamaian antar kedua belah pihak, pada Minggu (22/10). Tetapi sebelum sempat didamaikan oleh perangkat desa, keluarga Saidina melaksanakan aksi main hakim sendiri. Ketika korban sedang merumput sawahnya, tiba-tiba dikejar beberapa orang korban diduga mengalami pengeroyokan. Karena mendapatkan serangan secara mendadak oleh banyak orang, korban akhirnya lari menyelamatkan diri. Saat melarikan diri tersebut, korban melihat ada seorang warga Di (25) hingga meminta pertolongan tetapi secara tiba-tiba membacok korban menggunakan parang yang dibawa pelaku. Ayunan parang pelaku mengenai tangan kanan korban sehingga tiga jari tengah korban putus. \"Sebenarnya sudah diagendakan berdamai di rumah kades, namun belum sampai jamnya. Keluarga Saidina main hakim sendiri, awalnya Indra Sohin ini ke sawah merumput tiba-tiba dikejar banyak orang bisa dikatakan pengeroyokanlah. Indra berlari menyelamatkan diri, kemudian ada warga dijalan dia minta pertolongan ternyata warga itu membacoknya,\" ungkap Berlian. Selain menderita luka ditangan, korban juga mengalami luka memar di bagian kepala diduga akibat dipukul benda tumpul. \"Secara jelas nian saya belum tahu persoalannya, namun awalnya karena adanya laporan Indra Sohin menyerakkan tanah kuning disaat ada pesta dikeluarga Saidina. Masalahnya sudah ditangani Kades dan akan didamaikan,\" ujarnya. Peristiwa pengeroyokan dan pembacokan sekitar pukul 11.00 WIB tersebut menggemparkan warga sekitar, hingga membuat warga berkumpul di kediaman korban untuk mengetahui duduk perkaranya. Bahkan beberapa personil polisi berjaga di Desa Kelobak. \"Keterangan korban di RSUD Kepahiang pelaku pembacokan dirinya adalah Di, tetapi saya belum tahu pastinya,\" ungkapnya. Pelaku sendiri sudah diamankan warga, tetapi belum diketahui statusnya karena pihak kepolisian belum memberikan keterangan prihal tragedi berdarah di Desa Kelobak. Kasat Reskrim AKP Khoiril Akbar SIK dihubungi belum memberikan jawaban. (320)
Dibacok di Sawah, 3 Jari Putus
Senin 23-10-2017,15:55 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 20-07-2026,12:37 WIB
Bupati Rifai Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN
Senin 20-07-2026,12:35 WIB
Petani Pagar Gading Segera Nikmati Jalan PISEW, Biaya Angkut Sawit dan Padi Dipastikan Turun
Senin 20-07-2026,12:32 WIB
Raih Skor Tinggi 810, Perpusdes Mekar Sari Padang Kedondong Sabet Juara 1 Tingkat Kabupaten Kaur
Senin 20-07-2026,12:29 WIB
Kejar Target Akhir Agustus, DPMD Kaur Gejot 57 Desa Ajukan Pencairan DD Tahap Dua
Senin 20-07-2026,19:35 WIB
Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bengkulu Resmi Beroperasi, Buka Harapan Baru bagi Anak dari Keluarga Miskin
Terkini
Senin 20-07-2026,20:08 WIB
DPRD Kota Bengkulu Mulai Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkot Siap Tampung Masukan Fraksi
Senin 20-07-2026,20:04 WIB
MPLS Berakhir, Disdikbud Kota Bengkulu Masih Buka Pengaduan bagi Siswa yang Belum Dapat Sekolah
Senin 20-07-2026,19:47 WIB
Walikota Terbitkan SE Perkuat Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, Libatkan Seluruh OPD hingga Perguruan Tinggi
Senin 20-07-2026,19:36 WIB
Kasus Arisan Bodong Terus Dikembangkan, Polisi Geledah Rumah Keluarga NC di Lebong dan Bengkulu Utara
Senin 20-07-2026,19:35 WIB