BENGKULU, BE - Aksi penipuan kembali terjadi, bahkan dilakukan oleh Ra (45) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Me (45). Kali ini, Suwica Herlina Gustina (39), warga Jalan Meranti, Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, menjadi korbannya. Merasa ditipu, korban melaporkannya ke Polres Bengkulu. Dalam laporannya, korban menjelaskan, penipuan tersebut berawal dari kedua pelaku yang meminjam uang dari korban sebanyak Rp 30 juta, Selasa (17/9) lalu. Uang tersebut akan digunakan untuk mengikuti tender pembuatan sumur bor di Dinas Pertambangan dan Energi Provi
BENGKULU, Bengkulu Ekspress - Sepulang dari melaksanakan ibadah haji, Ketua DPRD Kota Bengkulu, Hj Erna Sari Dewi SE langsung mengikuti fit and proper test balon walikota di Sekretariat DPC PKB Kota Bengkulu, kemarin (11/9).
Dengan memaparkan visi dan misi di depan tim penjaringan Balon Walikota melalui PKB, Erna optimis ia masuk dalam kriteria dan diusung oleh PKB.
"Saya mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan. Dan apresiasi karena PKB memberikan waktu lebih untuk saya karena selama 40 hari kemarin saya sedang menunaikan ibadah haji," ucap Erna usai menjalani tes yang berlangsung selama 1 jam.
"Nasdem tetap berkonsistensi bahwa untuk pasangan, akhir bulan ini kita selesai survei dengan MRC yang direkomendasikan oleh Nasdem," bebernya.
Ia menegaskan, untuk berpasangan dengan dirinya harus memiliki popularitas dan eksabilitas yang tinggi. Karena, sesuai dengan niat serta komitmen awal, ia mencalon diri sebagai walikota semata-mata untuk membangun, memajukan serta mensejahterakan masyarakat Kota Bengkulu.
Sejauh ini, lanjutnya, hampir seluruh balon sudah mengajaknya melakukan komunikasi politik, bahkan ada calon yang tadinya berniat menjadi nomor satu, rela memposisikan sebagai nomor 2 untuk berpasangan dengan dirinya.
"Apapun partainya, kalau tinggi hasil surveinya itu yang kita angkat menjadi wakil saya, karena kita bicara untuk menang. Nanti akan saya buka setelah hasil surveinya ada," ungkapnya optimis.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan SSos mengaku, meskipun Erna Sari Dewi optimis diusung PKB, tetapi pihaknya tidak mau berandai-andai. Karena masih ada beberapa balon yang ingin menggunakan perahu PKB dan sudah mengikuti semua prosedur sesuai aturan yang ditetapkan. Sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan mengirimkan beberapa nama dari hasil penilaian seleksi ini dan meminta rekomendasi dari DPP untuk menetapkan satu nama yang akan diusung.
"Insya Allah minggu depan sudah bisa kita sampaikan hasil dari keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Tapi yang jelas kita prioritaskan kader kita Suimi Fales sebagai aset kita untuk dikirim ke pusat," tambah Iswandi.