BENGKULU, Bengkulu Ekspress - Badan Musyawarah Pendidikan Swasta (BMPS) Kota Bengkulu, kini tengah mendata sekolah negeri yang diduga menambah rombongan belajar (kelas baru, red). Pendataan ini dilakukan, terkait banyaknya siswa yang menarik diri setelah mendaftar dan diterima di sekolah swasta. Mereka diduga pindah mendaftar ke sekolah negeri, yang menambah kelas baru. \"Dari hari pertama, banyak siswa swasta yang menarik diri,\" kata Ketua BMPS Kota Bengkulu Sutanpri. Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun Pelajaran 2017/2018 kota Bengkulu. Pada BAB II PPDB point E tentang Daya tampung. Disebutkan daya tampung SD dalam satu kelas paling sedikit 20 orang dan paling banyak 28 orang. Jenjang SMP paling sedikit 20 orang dan paling banyak 32 orang, termasyk peserta didik yang mengulang. Dari ketentuan tersebut, Sutanpri menduga masih ada sekolah yang menerima melalui jalur belakang, sehingga siswa/siswi sekolah swasta memilih mundur. Sayangnya Sutanpri belum mau membeberkan sekolah mana saja yang terindikasi menambah rombel baru. \"Kami akan cari kemana para siswa/siswi itu diterima, dan kami akan mempertanyakan pada Dinas Dikbud, \" katanya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota BengkuluFirman Jonaidi SPd belum mengetahui adanya sekolah yang menambah rombel baru. \"Sampai sekarang belum seluruhnya sekolah menyampaikan laporan daya tampung,\" katanya. Diakui hingga masuk sekolah, masih banyak sekolah negeri yang belum memenuhi kuota, seperti SDN 25, SDN 26, SDN 37, SDN 47, SDN 29, SDN 55, SDN 48, SDN 51, SDN 102 dan SDN 104. Sementara sekolah jenjang SMP yang belum terpenuhi kuotanya antara lain SMPN 6, SMPN 8, SMPN 12, SMPN 23 dan SMPN 25. Meski PPDB sudah ditutup, namun ia mengimbau kepada wali murid, yang anaknya belum mendapatkan sekolah segera mendaftarkan anaknya tersebut ke sekolah yang dekat dengan zonasi tempat tinggal, baik itu sekolah negeri ataupun swasta. Firman menuturkan, Dinas Dikbud bukan berpihak pada sekolah negeri semata. Hanya saja, anak yang terlempar dari zonasinya dan tidak terkendala faktor ekonomi, terancam tidak sekolah. Hal inilah yang harus disiasati pemerintah guna mengentaskan program wajib belajar. (247)
BMPS Lirik Sekolah Tambah Rombel
Rabu 19-07-2017,16:08 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,09:58 WIB
Syarat Pengajuan Pinjaman KUR BRI Tahun 2026
Jumat 06-11-2026,09:52 WIB
Tak Perlu Halaman Luas, 5 Tanaman Hias Mini Ini Bikin Ruangan Lebih Asri
Jumat 06-11-2026,14:30 WIB
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2026, Siapkan Dokumen Ini
Jumat 06-11-2026,11:32 WIB
Polresta Bengkulu Gandeng 10 LPKS, Bhabinkamtibmas Bakal Bantu Jaring Peserta Pelatihan Kerja
Jumat 06-11-2026,09:45 WIB
Gubernur Sudah Teken Evaluasi APBD-P, Kini Giliran OPD Mukomuko Bergerak
Terkini
Jumat 06-11-2026,15:10 WIB
Studi Zurich Ungkap 88 Persen Pekerja Tangguh Punya Kinerja Lebih Baik
Jumat 06-11-2026,15:04 WIB
Cukup Scan Wajah, Akses Layanan Digital Kini Lebih Mudah
Jumat 06-11-2026,14:59 WIB
Penasaran iPhone Sedang Disadap? Kenali Tandanya Lewat 3 Kode Ini
Jumat 06-11-2026,14:55 WIB
25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis, Pemerintah Siapkan Saldo Rp50 Ribu
Jumat 06-11-2026,14:49 WIB