LEBONG SELATAN,Bengkulu Ekspress - Material tanah longsor menutupi jalan lintas utama Curup-Lebong, sekitar pukul 06.15 WIB, kemarin (24/2). Lokasi tepatnya di jalan umum Kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan Kabupaten Lebong. Tanah kuning dan lumpur menutupi penuh badan jalan dengan ketinggian 3 meter dan panjang 4 meter. Akibatnya, sekitar 3 jam lamanya aktifitas lalulintas dijalur itu sempat \'lumpuh\'. Kendaraan yang melintas di sana, baik kendaraan roda dua maupun roda 4 terjebak tak bisa melaju. Komandan Kodim (Dandim) 0409/RL Letkol Kav Hendra S Nuryahya SH melalui Pelaksana Harian (Plh) Danramil 02/0409 Lebong Selatan Kaften Inf Botani Kenedi mengatakan kepada BE, tanah longsor terjadi di wilayahnya Kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan itu diakibatkan tingginya curah hujan yang berlangsung sejak Kamis (23/2) hingga Jumat (24/2) dini hari. \'\'Pagi tadi (kemarin,red) diketahui longsornya tanah tebing yang ada di bibir jalan ambruk dan menutupi secara penuh badan jalan lintas utama Curup-Lebong tersebut. Berikutnya langsung dilakukan tindakan bersama masyarakat, anggota koramil 02/0409 Lebong Selatan, Polsek Lebong Selatan, Camat Lebong Selatan, BPBD serta perangkat desa dan masyarakat setempat yang ada di lokasi kejadian,\'\' kata Dandim. Pembersihan material longsor itu dilakukan menggunakan satu alat berat. Tidak ada kendala dalam proses penanganan material longsor tersebut. Sekitar pukul 09.30 WIB akses jalan bisa dibuka kembali dan aktifitas lalu lintas berangsur kembali normal. \"Tidak ada korban jiwa ataupun korban material atas peristiwa tanah longsor tersebut. Kita mengimbau pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat senantiasa berhati-hati. Lantaran kondisi jalan masih licin akibat longsor. Tidak hanya dilokasi lonsor yang terjadi hari ini (kemarin, red), namun juga sepanjang jalan lintas utama curup-lebong ketika cuaca ekstrim seperti saat ini memang kerap longsor dan harus diwaspadai,\" imbuh Botani. Dari pengamatan Bengkulu Ekspress, beberapa anak sekolah dan PNS dilingkungan Pemda Lebong terlihat mengantri di jalanan yang longsor. Mereka tidak bisa masuk kerja ataupun berangkat ke sekolah. \"Bagaimana mau ke sekolah Bang, jalan longsor tidak bisa lewat,\" ucap Bayu, salah seorang siswa SMAN 1 Lebong Sakti.(777)
Longsor, Curup-Lebong ‘Lumpuh’
Sabtu 25-02-2017,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 18-06-2026,23:12 WIB
Irit hingga 37,8 Km/Liter, Honda CB150R Streetfire Jadi Partner Mobilitas Harian
Kamis 18-06-2026,21:00 WIB
Honda PCX160 RoadSync Signature Brown, Perpaduan Kemewahan, Teknologi Canggih, dan Kenyamanan Premium
Kamis 18-06-2026,20:00 WIB
Supra GTR 150, Motor Bebek Sport 150cc dengan DNA Touring dan Performa Tangguh
Kamis 18-06-2026,22:00 WIB
Raih Dua Penghargaan Otomotif Award 2026, All New Honda Vario 125 Street Black Purple Jadi Paling Favorit
Jumat 19-06-2026,15:41 WIB
Empat Hari Festival Tabut 2026, DLH Kota Bengkulu Angkut Lebih dari 20 Ton Sampah
Terkini
Jumat 19-06-2026,19:35 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Masyarakat Kenal Lebih Dekat Motor Listrik Ramah Lingkungan Lewat EV City Rolling
Jumat 19-06-2026,15:41 WIB
Empat Hari Festival Tabut 2026, DLH Kota Bengkulu Angkut Lebih dari 20 Ton Sampah
Jumat 19-06-2026,15:35 WIB
El Nino 38 Derajat Celsius Kembali Landa Bengkulu, Terjadi Hingga Desember
Jumat 19-06-2026,15:34 WIB
Dishub Kota Bengkulu Siagakan Personel untuk Kelancaran Lalu Lintas Selama Festival Tabut
Jumat 19-06-2026,15:32 WIB