Ribuan orang mulai memadati pusat kota Washington DC, Senin (21/1), untuk menyaksikan upacara pelantikan masa jabatan kedua Barack Obama sebagai presiden Amerika Serikat. Antusiasme warga AS menyaksikan acara empat tahunan ini seolah menyerukan agar warga AS bersatu dan tidak terpecah latar belakang politik yang buruk. Barack Obama akan mengangkat tangan kanannya dan meletakkan tangan kirinya di atas kitab suci yang pernah dimiliki Presiden Abraham Lincoln dan aktivis gerakan kulit hitam Martin Luther King. Seusai membacakan sumpah jabatannya, Obama akan menjalani empat tahun yang banyak diprediksi akan penuh masalah dan kesulitan di dalam dan di luar negeri. Ratusan pendukung Obama berjalan ke pusat kota untuk bergabung dengan antrean di pos pemeriksaan Dinas Rahasia yang menjaga pintu masuk di kawasan sekitar Gedung Putih yang sudah dibatasi pagar besi. Diperkirakan sekitar 500.000 orang akan menghadiri pelantikan Obama kali ini. Pengamanan pelantikan sangat ketat. Berbagai kendaraan lapis baja terlihat di sudut-sudut dekat lokasi pelantikan. Sementara itu, bus-bus besar diparkir melintang menghalangi sejumlah jalan utama kota. Sebagian wilayah udara dan sungai di sekitar Gedung Putih juga dibebaskan dari lalu lintas, sejumlah jalan ditutup, serta ribuan anggota militer dan polisi disebar ke setiap sudut ibu kota Washington DC. Suhu udara di Washington DC diperkirakan berkisar 3-4 derajat celsius, jauh lebih hangat ketimbang saat pelantikan pertama Obama empat tahun lalu. Meski antusiasme warga masih cukup besar, pelantikan Obama kali kedua ini diperkirakan tidak akan menghasilkan nuansa sejarah dan harapan seperti yang diberikannya empat tahun lalu. Citra politik Obama \"dirusak\" masa pemerintahan empat tahun pertama yang penuh perjuangan melawan keterpurukan ekonomi dan resistensi \"brutal\" Partai Republik atas sejumlah kebijakan Obama, terutama kebijakan pajak dan anggaran belanja negara. Meskipun demikian, empat tahun pertama masa pemerintahannya, Obama sudah memberikan warisan. Salah satunya adalah undang-undang jaminan kesehatan. Kini, Obama harus mewujudkan janjinya menciptakan ekonomi yang adil, janji inilah yang membuatnya terpilih kembali.(**)
Ribuan Warga AS Mulai Padati Washington DC
Selasa 22-01-2013,06:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 09-05-2026,20:30 WIB
Setahun Menjabat, Kapolda dan Wakapolda Bengkulu Resmi Berganti
Sabtu 09-05-2026,18:46 WIB
Dari Kota Manna untuk Madinah, Abdullah Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Sabtu 09-05-2026,20:08 WIB
Banding Kasus Mega Mall Diputus, Ahmad Kanedi Tetap Divonis 2,5 Tahun
Sabtu 09-05-2026,19:08 WIB
Empat Wilayah Bengkulu Masih Blank Spot, Kominfo Minta Perhatian Pemerintah Pusat
Sabtu 09-05-2026,17:10 WIB
Gebyar Mei Makin Untung, Beli Motor Honda di Astra Motor Bengkulu Hemat Angsuran hingga Rp 4,5 Juta
Terkini
Sabtu 09-05-2026,20:33 WIB
Kantor DPD Golkar Kota Bengkulu Dipagari, Kuasa Hukum Sebut Tak Punya Dasar Hukum
Sabtu 09-05-2026,20:30 WIB
Setahun Menjabat, Kapolda dan Wakapolda Bengkulu Resmi Berganti
Sabtu 09-05-2026,20:08 WIB
Banding Kasus Mega Mall Diputus, Ahmad Kanedi Tetap Divonis 2,5 Tahun
Sabtu 09-05-2026,19:08 WIB
Empat Wilayah Bengkulu Masih Blank Spot, Kominfo Minta Perhatian Pemerintah Pusat
Sabtu 09-05-2026,19:01 WIB