JAKARTA - Viagra, pil biru ternyata tidak hanya mampu mendongkrak kemampuan seksual pria, tetapi juga mampu membakar lemak yang biasa menimbun di pinggang para lelaki. Para peneliti meyakini hal ini sebagai efek samping yang menguntungkan bagi para penggunanya. Dalam penelitian itu, ditemukan zat yang berhasil mengubah sel-sel yang tidak bibutuhkan berupa lemak putih menjadi lemak krim. Ini akan lebih mudah dibakar dan tidak lagi disimpan di pinggang. Hebatnya lagi, zat ini juga mengurangi risiko komplikasi lain yang disebabkan oleh obesitas seperti peradangan, yang dapat menyebabkan penyakit jantung. \"Sildenafil (Viagra) tidak hanya mampu meminimalisir masalah ereksi, tetapi juga dapat mengurangi risiko kenaikan berat badan yang berlebihan,\" kata Profesor Alexander Pfeifer dari Universitas Bonn yang memimpin penelitian ini, seperti dilansir Daily Mail, akhir pekan lalu. Para peneliti memang menggunakan tikus. Dalam penelitian itu, tikus yang diberikan obat Viagra menjadi resisten terhadap obesitas bila diberi diet tinggi lemak. Tikus yang diujicoba ini diteliti dalam waktu 7 hari. \"Efek yang cukup menakjubkan,\" kata Dr Ana Kilic, peneliti lainnya. Ditambahkan, Sildenafil meningkatkan konversi sel lemak putih, yang ditemukan di \"area masalah\" manusia, yang menjadi krim pada hewan. \"Sel-sel lemak krim membakar energi dari makanan yang ditelan dan mengubahnya menjadi panas,\" tambah Prof Pfeifer. Karena sel-sel lemak krim dapat \"mencairkan lemak\" maka diharapkan mampu melawan obesitas. Para peneliti menemukan obat juga mencegah sel-sel lemak putih dari peningkatan dalam ukuran dan melepaskan hormon yang pada gilirannya menyebabkan peradangan. Hal ini berpotensi mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker dan diabetes. \"Tampaknya bahwa sildenafil mencegah sel-sel lemak dalam tikus,\" kata Prof Pfeifer lagi. Hanya saja, hasil penelitian ini masih memerlukan pembuktian lebih banyak lagi pada studi berikutnya. Sekadar informasi, lebih dari setengah miliar orang di seluruh dunia memiliki masalah kelebihan berat badan. Sebuah survei yang diterbitkan tahun lalu mengungkapkan bahwa lebih dari seperempat orang dewasa (26 persen) di Inggris mengalami obesitas. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit yang berpotensi mengancam nyawa, seperti kanker, penyakit jantung serta diabetes tipe 2. \"Kami sedang dalam tahap penelitian dasar, dan semua studi telah secara eksklusif dilakukan pada tikus,\" kata Prof Pfeifer. Penelitian lebih lanjut akan diperlukan sampai obat berpotensi cocok untuk mengurangi sel-sel lemak putih pada manusia akan ditemukan. Hasilnya, dilaporkan dalam kaitannya dengan Max Planck Institute telah dipublikasikan dalam Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology.(fuz/jpnn)
Viagra Bisa Mengurangi Timbunan Lemak
Senin 21-01-2013,22:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 07-10-2026,16:51 WIB
Liverpool Mulai Dekati Mbappe, Transfer ke Anfield Bisa Tembus Rp5 Triliun
Rabu 07-10-2026,13:45 WIB
Injury Time Boleh Panjang di GBK, Tapi Sengketa Pemilu 2029 Jangan Sampai Ikut Panjang
Rabu 07-10-2026,12:59 WIB
Si Cerdas, Aplikasi CSR Pemkab Mukomuko untuk Transparansi
Rabu 07-10-2026,12:29 WIB
Dugaan Penganiayaan Hafidz Dilaporkan BEM UI ke Polda Metro Jaya
Rabu 07-10-2026,13:58 WIB
Dinkop UKM Kota Bengkulu Verifikasi Gerai Koperasi Merah Putih di Bentiring dan Sejumlah Lokasi
Terkini
Kamis 08-10-2026,09:49 WIB
IHSG Terjun ke 6.146, Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu
Rabu 07-10-2026,16:56 WIB
Dasco Respons Putusan MK soal Ijazah Gibran: Belum Pelajari Lebih Lanjut
Rabu 07-10-2026,16:51 WIB
Liverpool Mulai Dekati Mbappe, Transfer ke Anfield Bisa Tembus Rp5 Triliun
Rabu 07-10-2026,16:38 WIB
Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus, Mana Mungkin Kuliah di Singapura
Rabu 07-10-2026,16:28 WIB