Mengunjungi Rutan Malabero Bengkulu Setelah Direhab

Jumat 13-01-2017,09:40 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

Kamar para narapidana kini dilengkapi kamar mandi dan toilet agar memudahkan para tahanan. Selain itu ruang besuk juga dibangun kembali. Pihak rutan juga membangun kembali lapangan tempat para napi bisa berkumpul untuk beberapa kegiatan. Gereja juga dibangun di tengah-tengah rutan. "Semua bangunan baru kita bangun termasuk toilet, lapangan, dan gereja kecuali masjid yang masih bertahan dan kami renovasi," jelasnya.

Rutan Kelas IIB ini semakin memperkuat pengamanan rutan guna mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi. Tembok pengaman luar dibangun setinggi 7 meter dilengkapi dengan pengamanan jaring berlapis besi setinggi 4 meter dan pemasangan kawat berduri di atas tembok pengaman. "Bangunan pengaman lebih kami perkuat dengan mempertinggi tembok dan pagar kawat," jelasnya lagi.

Tak hanya itu, pihak rutan juga memiliki empat menara pengawas yang bertugas memantau kondisi rutan yang juga sudah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) di 36 titik tersembunyi. Tak hanya itu pihak rutan juga memiliki 44 personel untuk membantu mengamankan rutan. "Keamanan semakin kami perketat dengan kamera pengawas dan dengan memiliki 44 personil yang dilengkapi dnegan alat komunikasi serta senjata api," bebernya.

Tak hanya memperkuat personel, ia juga mengaku teus melakukan kerjasama dengan TNI dan Polri untuk keamanan rutan. "Kami juga bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk pengamanan rutan," tuturnya.

Dengan semua perbaikan tersebut Rutan Kelas IIB sudah menjadi rutan dengan tingkat kemanan yang tinggi serta memiliki fasilitas yang layak untuk para napi. "Bangunan yang terbakar sudah kami bangun kembali, fasilitas sudah kami lengkapi, pengamananpun sudah kami perketat. Kami sangat berharap kedepannya tiak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak," tandasnya.(cw2)

Tags :
Kategori :

Terkait