JAKARTA--Upaya evakuasi empat orang karyawan Plaza UOB di Jalan M.H. Thamrin Jakarta terus dilakukan. Setelah semalaman terjebak dalam genangan banjir di lantai satu basement gedung parkir UOB, korban bernama Tri Santoso berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan pelampung dari ban dalam sepeda motor.
Tri terjebak di lantai bawah tanah sejak Kamis pagi (17/1). Jebolnya tanggul Kanal Banjir Barat di Jalan Latuharhary membuat air dengan cepat melimpah ke komplek gedung perkantoran Wisma Kartika yang hanya berjarak 200 meter dari tanggul.
Rekaman video amatir yang beredar di Youtube menunjukkan air datang seperti air bah menerjang masuk ke basement Plaza UOB. Sejumlah orang yang berada di lantai bawah tanah berhasil menyelamatkan diri melalui pintu yang berlawanan arah dengan masuknya air. Namun, empat orang karyawan jasa perparkiran Secure Parking dan cleaning service terjebak di lantai dasar gedung yang memiliki tiga lantai bawah tanah tersebut.
Tri yang saat itu berada di lantai B3 tidak bisa naik melalui jalur mobil yang diterjang air bah. Upaya naik melalui lift juga tak bisa dilakukan karena aliran listrik di gedung tersebut mati. Beruntung, Tri menemukan ban dalam sepeda motor di gedung parkir tersebut. Dia lantas mengalungkan ban dalam tersebut ke pinggangnya sambil berupaya tetap mengapung mengikuti ketinggian air.
Setelah semalamam berupaya keluar, Tri akhirnya dapat mencapai pintu kaca ruang eskalator di basement satu Plaza UOB sekitar pukul 08.30 kemarin pagi. \"Sebelum pingsan, Tri Santoso sempat mengatakan ruang berisi udara di basement tinggal sejengkal ketika dia berhasil mencapai pintu eskalator,\" tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto.
Dalam keadaan menggigil karena hypothermia, Tri mengaku melihat dua orang yang masih terjebak di dalam gedung parkir. Salah satunya bernama Tikto, sesama cleaning service Plaza UOB. Karena kelelahan dan kedinginan, Tri pingsan tak lama setelah berhasil ditarik keluar dari genangan. Petugas langsung melarikan Tri ke RS Abdi Waluyo.
Upaya menyelamatkan korban lain dilakukan dengan bantuan Komando Pasukan Katak TNI-AL. Sejumlah penyelam militer diterjunkan ke basement tersebut. Namun, karena keruhnya air serta gelapnya basement tiga lantai tersebut membuat pasukan khusus TNI-AL itu tak mampu menemukan para korban. Padahal, mereka juga sudah menggunakan alat Thermal Imaging Unit Camera atau alat pendeteksi panas untuk menemukan tubuh manusia.(agu/ca)
Kisah Santoso Semalaman Terjebak di Basement UOB
Sabtu 19-01-2013,18:05 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB
DPRD Soroti Seleksi 11 JPT Pratama Pemkot Bengkulu, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pejabat
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,18:17 WIB
Puluhan Ribu Wisatawan Padati Destinasi Wisata Kota Bengkulu Saat Lebaran
Selasa 24-03-2026,17:27 WIB
Pengamanan Diperketat, Polisi Jaga Wisata dan Hiburan di Mukomuko
Terkini
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,19:01 WIB
Diduga Diintimidasi dan Tak Terima Hak, Lima Karyawan SPBU di Bengkulu Mengadu ke Disnaker
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,18:50 WIB