KABAWETAN, Bengkulu Ekspress - Kawasan perkebunan Teh di Kecamatan Kabawetan masih menjadi primadona masyarkat untuk berlibur dan berwisata. Bahkan ribuan warga setiap harinya bersantai di pepohon teh milik perusahaan swasta tersebut. \"Suasananya asyik, udaranya masih sejuk jadi yang bersantai disini nyaman. Kita memang sudah dari jauh-jauh hari merencanakan untuk berwisata ke sini,\" tutur Aprianti Wahid (28), warga Desa Batu Kalung Kecamatan Bermani Ilir kepada BE ditemui kawasan perkebunan teh Kabawetan, kemarin (10/7). Apriyanti berangkat bersama keluarga besarnya dengan menggunakan tiga kendaraan roda empat dengan tujuan untuk bersantai di wilayah perkebunan teh. Ia mengaku setiap tahunya selalu mengajak keluarga berwisata di Kecamatan Kabawetan. \"Setiap tahun kita ke sini, semua senang terutama anak-anak sangat senang bermain di sela-sela pohon teh ini,\" ucapnya. Senada diungkapkan Candra (19), warga Curup Kabupaten Rejang Lebong. Menurutnya, menikmati pemandangan indahnya perkebunan teh Kepahiang. Ia datang bersama teman-teman kulihanya di Universitas Bengkulu untuk berwisata. \"Teman-teman datang dari Bengkulu, kita memang sudah merencanakan untuk berwisata ke sini, suasananya sangat indah,\" sebut Candra. Pengunjung yang berwisata perkebunab teh mengeluhkan minimnya sarana dan prasaran pendukung untuk bersantai. Seperti tempat-tempat duduk, WC umum hingga area parkir. \"Area parkir yang tidak jelas, sehingga pengunjung banyak memarkir kendaraan di sepanjang jalan, membuat keadaan sangat tidak teratur,\" kata Candra. Selain itu kotak sampah belum tersedia di kawasan wisata andalan Kepahiang tersebut. Sehingga sampah plastik bekas makanan banyak berceceran di kawasan perkebunan teh dan jalan raya. Keadaan itu sangat dikeluhkan pengunjung karena merasa risih terhadap tumpukan sampah. \"Mungkin untuk masyarakat yang bewisata di hari pertama lebaran keadaan masih bersih, kalau hari ini lihat saja keadaan sampahnya sudah berserakan kemana-mana. Karena memang tidak ada kotak sampah di sepanjang kawasan ini,\" ujarnya. Kepala Bidang Pariwisata Dishubkominfopar Kepahiang A Syartoni mengakui bila kawasan wisata kebun teh Kabawetan selalu ramai dikunjungi warga baik Kepahiang maupun luar daerah, tetapi keadaan tersebut belum didata secara baik. \"Kawasan Kabawetan setiap tahunnya selalu ramai dikunjungi warga, itu salah satu potensi untuk kawasan wisata kita,\" singkatnya. (320)
Perkebunan Teh Wisata Primadona
Senin 11-07-2016,11:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Terkini
Selasa 28-07-2026,14:32 WIB
Tragedi Dini Hari di Desa Senali, Kebakaran Rumah Milik Meka Hartati Tewaskan Pasutri Muda
Selasa 28-07-2026,13:31 WIB
Perkuat Peran Tokoh Agama, Pemkot Bengkulu Ajak Bersatu Wujudkan Kota Bersih dari Narkoba dan Geng Motor
Selasa 28-07-2026,13:27 WIB
Helmi Hasan Minta OPD Utamakan Pelayanan Publik, Bukan Sekadar Kejar Nilai Ombudsman
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Selasa 28-07-2026,13:23 WIB