Perjalanan Terakhir Melvi, Relawan MBG yang Tak Pernah Sampai ke Tempat Kerja
Kronologi Perjalanan Terakhir Melvi, korban pembunuhan di Kota Bengkulu-Infografis dibantu GEMINI AI-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Sekitar pukul 02.30 WIB, Senin (14/9/2026), Indo Melvi Yunandatia berangkat dari rumahnya menuju tempat kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padang Serai, Kota Bengkulu.
Usianya baru 24 tahun. Pagi itu, Melvi hanya hendak bekerja seperti biasanya.
Namun, ia tidak pernah sampai di tempat kerja.
Dalam perjalanan, Melvi bertemu dengan RPP (25), rekan kerjanya di SPPG Padang Serai. Keduanya sudah saling mengenal. Bahkan, menurut keterangan polisi, keduanya merupakan teman sejak sekolah.
Saat itu sepeda motor RPP mengalami masalah. Melvi yang melihat rekannya berada di pinggir jalan kemudian berhenti dan membantu.
Melvi membantu RPP membawa sepeda motornya hingga ke rumah. Setelah itu, keduanya kembali menuju SPPG Padang Serai.
Di sinilah perjalanan yang semula terlihat biasa mulai berubah.
Menurut hasil penyelidikan Polresta Bengkulu, RPP beberapa kali melintas di sekitar lokasi sebelum akhirnya kembali bersama Melvi. Polisi menduga tindakan itu dilakukan untuk memastikan kondisi sekitar cukup sepi.
Ketika dalam perjalanan menuju SPPG, polisi menyebut RPP mengajak Melvi melakukan hubungan badan.
Ajakan itu ditolak.
BACA JUGA:Motif Pembunuhan Karyawan MBG di Bengkulu Terungkap, Bukan karena Diejek 'Hitam'
RPP kemudian meminta Melvi menghentikan sepeda motornya. Polisi menyebut tersangka menarik korban hingga terjatuh.
Melvi sempat berteriak meminta pertolongan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

