KARANG TINGGI, Bengkulu Ekspress - Kepolisian Sektor (Polsek) Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengelar razia secara mendadak, sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (6/6) kemarin. Dari razia tersebut, polisi berhasil menyita sebanyak 32 bungkus atau 3.200 butir petasan jenis mercon korek. Tak hanya itu, dari sejumlah warung yang berlokasi di Desa Karang Tinggi, polisi juga berhasil mengamankan sebanyak 7 botol minuman keras (miras) yang terdiri dari 5 botol mention hous dan 2 botol anggur malaga dan 30 liter tuak. Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andhika Vishnu SIK melalui Kapolsek Karang Tinggi, AKP Zaini SH menjelaskan, razia tersebut dilakukan di sejumlah warung yang ada di wilayah hukum Kecamatan Karang Tinggi. Diantaranya, razia miras dan petasan yang dilakukan di Desa Karang Tinggi, serta razia warung tuak yang berlokasi di Desa Taba Tarunjam. \"Razia pekat ini sengaja dilakukan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di bulan suci Ramadan. Kami harap tak ada lagi warga yang menjual minuman keras ataupun petasan yang tidak memiliki izin,\" jelas Kapolsek. Mantan Kapolsek Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) ini menuturkan, sesuai dengan instruksi yang telah diterimanya, razia Pekat Nala akan dilakukan hingga 30 Juni 2016 mendatang. Sebab itu, pihaknya tentu akan terus melakukan operasi dan menyisir seluruh warung atau lokasi yang diduga seringkali menjual miras ataupun petasan yang dapat mengganggu ketenangan beribadah. \"Selama operasi pekat, polisi akan terus melakukan razia untuk memberantas peredaran Miras, baik diwaktu siang ataupun malam hari,\" terangnya. Menurutnya, sejauh ini memang belum ada sanksi tegas bagi penjual miras. Kendati demikian, pihaknya meminta agar masyarakat bisa menyadari dampak yang akan ditimbulkan akibat konsumsi miras yang tidak sesuai porsi. Sebab, konsumsi Miras yang berlebih akan membuat masyarakat kehilangan kesadaraan. Dan tak menutup kemungkinan, dalam kondisi tersebut mereka akanmelakukan aksi kriminalitas atau perbuatan lain yang dapat mengganggu ketenangan warga. \"Sejauh ini, kami akan memberikan pembinaan kepada mereka untuk tak melakukan perbuatan serupa. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian jika menemui adanya warga atau warung yang menjual miras ataupun petasan yang dilarang,\" pungkasnya.(135)
Ribuan Petasan Disita
Selasa 07-06-2016,13:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 11-03-2026,17:12 WIB
PT TLB Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga 5 Wilayah, Perkuat Kepedulian Sosial Perusahaan
Rabu 11-03-2026,17:22 WIB
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap Ijon Proyek Rp980 Juta
Rabu 11-03-2026,17:35 WIB
Pamit Cari Ikan Usai Sahur, Petani di Muara Sahung Ditemukan Meninggal di Sungai
Rabu 11-03-2026,16:21 WIB
Proyek Belum Ada, Uang Sudah Diijon, Bongkar Praktik di Balik Layar APBD Rejang Lebong
Rabu 11-03-2026,16:00 WIB
Ketahui 8 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan Tubuh
Terkini
Kamis 12-03-2026,15:06 WIB
SDN 62 Dibongkar Paksa, Dikbud Kota Bengkulu Resmi Lapor ke Polda Bengkulu
Kamis 12-03-2026,15:00 WIB
Pilihan Minuman Takjil yang Ramah Gula Darah Saat Berbuka Puasa
Kamis 12-03-2026,14:23 WIB
Bupati Mukomuko Lantik 80 Pejabat ASN, Berikut Daftar Lengkap Eselon III, IV dan Fungsional
Kamis 12-03-2026,13:44 WIB
Kesaksian di Sidang Tipikor, Bebby Hussy Disebut Dermawan, 20 Tahun Bantu Anak Disabilitas
Kamis 12-03-2026,13:13 WIB