RIMBO PENGADANG,BE - Tim gabungan bersama masyarakat sejak pukul 07.00 WIB (11/5) kemarin langsung berupaya melakukan evakuasi pencarian terhadap satu korban longsor yang terjadi di Desa Teluk Dien Kecamatan Rimbo Pengadang (10/5). Hanya saja, proses pencarian belum membuahkan hasil. Petugas belum dapat menemukan tubuh korban Zainal (48) warga Desa Teluk Dien yang tertimbun material longsor yang diperkirakan berada di kedalaman 7 meter. Proses evakuasi juga sedikit terhambat setelah satu unit alat berat jenis excavator milik Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) rusak. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong Drs Syamsul Bahri mengungkapkan, lokasi yang sulit dijangkau membuat proses pencarian korban mengalami kendala. Bahkan sekitar pukul 15.00 WIB, proses pencarian terpaksa dihentikan karena disekitar lokasi diguyur hujan yang dikhawatirkan dapat membahayakan petugas yang melakukan proses pencarian. \"Awalnya alat berat sulit untuk masuk mengingat lokasi longsor yang berada di areal persawahan. Hingga akhirnya alat berat dapat membantu proses pencarian korban setelah berhasil masuk dari arah Bajak kelokasi longsor,\" ujar Syamsul. Meskipun satu unit exavator milik Diskanak yang mengalami kerusakan, proses evakuasi pencarian korban kembali dilanjutkan dengan mendatangkan satu unit alat berat milik Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHKP) Kabupaten Lebong. Namun akibat hujan yang mengguyur lokasi, maka proses evakuasi terpaksa dihentikan. \"Proses pencarian korban terpaksa kita hentikan karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Apalagi diatas tebing terdapat sumber mata air yang mengakibatkan kondisi tanah menjadi labil. Selain itu juga masih terdapat tanah yang masih menggantung di atas tebing sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan petugas yang melakukan pencarian. Untuk sementara proses pencarian kita hentikan,\" ucap Syamsul. Ditanya terkait kepastian adanya korban yang ikut tertimbun material longsor, Syamsul mengungkapkan jika saat kejadian terjadi korban tengah berada di sawah bersama anaknya. Dari keterangan anak korban, saat itu ia sempat memperingatkan korban untuk lari menyelamatkan diri karena terjadinya longsor. \"Saat kejadian, longsor terjadi sebanyak dua kali. Korban yang saat itu berada di dekat tebing tidak dapat menylamatkan diri sementara anaknya berhasil selamat,\" pungkas Syamsul.(777)
Korban Longsor Belum Ditemukan
Kamis 12-05-2016,11:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 14-05-2026,13:26 WIB
KONI Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Kebangkitan Renang Bengkulu
Kamis 14-05-2026,18:28 WIB
Dukung Polda Bengkulu Usut Penimbunan Biosolar, Pertamina Ancam Sanksi Tegas SPBUN Nakal
Kamis 14-05-2026,14:17 WIB
Waspadai Penyakit LSD, Dispertan Kaur Minta Warga Teliti Periksa Sertifikat Kesehatan Hewan Kurban
Kamis 14-05-2026,13:24 WIB
38 Dapur MBG di Kota Bengkulu Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi, Dinkes Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi
Kamis 14-05-2026,14:21 WIB
Kembangkan Kasus 13 Paket Sabu, Satnarkoba Polres Kaur Buru Bandar Besar Pemasok Barang Haram
Terkini
Kamis 14-05-2026,18:32 WIB
Pantai Pasir Putih Bakal Tampil Lebih Tertata, 35 Gazebo Gratis Disiapkan untuk Wisatawan
Kamis 14-05-2026,18:30 WIB
Bapenda Bengkulu Catat Ribuan Kendaraan Ikuti Pemutihan Pajak, Layanan Samsat Desa Jadi Kunci
Kamis 14-05-2026,18:28 WIB
Dukung Polda Bengkulu Usut Penimbunan Biosolar, Pertamina Ancam Sanksi Tegas SPBUN Nakal
Kamis 14-05-2026,18:26 WIB
Pelaku KDRT di Bengkulu Jalani Hukuman Kerja Sosial di RSUD, Jadi Eksekusi Perdana Kejari
Kamis 14-05-2026,18:24 WIB