KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress - Aktivitas pembanguan sampah ke TPA Muara Langkap dilarang oleh warga sekitar, karena over kapasitas hingga tumpukan sampah meluber kelahan milik warga. Salah satunya pemilik lahan yang merupakan mantan Kapolsek Kepahiang Jhon Pahala yang sekarang bertugas di Polres Bengkulu meminta penghentian pembuangan sampah di TPA. Akibatnya, petugas kebersihan BLHKP Kabupaten Kepahiang kebingungan membuang sampah yang sudah menumpuk sejak dua hari lalu tersebut. Petugas kebersihan melakukan aksi mogok kerja dengan memarkirkan 7 truk bermuatan sampah mencapai 28 ton di depan Kantor Bupati dan DRPD Kepahiang. Tujuannya agar Pemerintah Daerah bersama DPRD turun tangan untuk mencarikan solusi pembuangan sampah tersebut. \"Sudah sejak Minggu (8/5) warga melarang kita membuang sampah ke TPA. Akibatnya sampah yang sudah kami muat tak dapat dibuang ke TPA, harus ada solusi sesegera mungkin agar tumpukan sampah tak menggunung nantinya,\" tutur David, salah seorang petugas kebersihan BLHKP, kemarin. Pemarkiran 7 truk dengan muatan sampah masing - masing seberat 4 ton di depan pintu masuk Kantor DPRD dan Bupati akan terus dilakukan sampai adanya ketupusan Kepala BLHKP, Pujo Suripto yang tengah bernegosiasi kepada salah seorang pemilik lahan di Kota Bengkulu. \"Kami menunggu hasil negosiasinya, sampah harus dibuang kalau tidak mau terus menumpuk,\" ujarnya. (320)
Pembuangan Sampah ke TPA Dilarang
Selasa 10-05-2016,12:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:46 WIB
Spektakuler! Kota Bengkulu Raih Rekor Dunia LEPRID Lewat Tari KATERA 15 Ribu Penari
Terkini
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB
Satu Tahun Buron, Pelaku Pencurian Tas dan Peralatan Tukang di Pantai Panjang Ditangkap Polisi
Senin 27-07-2026,16:01 WIB
Tiga Terdakwa Korupsi Pamsimas Mukomuko Jalani Sidang Perdana, Tak Ajukan Eksepsi
Senin 27-07-2026,15:59 WIB