JAKARTA - Resesi perekonomian global memukul kinerja perusahaan-perusahaan berorientasi ekspor. Ini tecermin dari anjloknya setoran pajak.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Fuad Rahmany mengatakan, data pajak mencatat turunnya setoran pajak pada 1.000 perusahaan besar. \"Dari seribu itu saja, anjloknya sampai Rp 53 triliun,\" ujarnya dalam paparan evaluasi pajak 2012 Senin (14/1).
Fuad memastikan anjloknya penerimaan pajak 1.000 perusahaan besar bukan karena adanya tindak penggelapan atau pengemplangan pajak. Sebab, pengawasan untuk perusahaan besar dilakukan sangat ketat. \"Jadi, ini murni karena penurunan kinerja sektor industri,\" katanya.
Menurut Fuad, penurunan tersebut tecermin dari penerimaan setoran pajak di Kantor Wilayah Pajak Besar atau Large Tax Office (LTO). \"Awalnya, realisasi dari LTO kita perkirakan bisa 98 persen, tapi realisasinya hanya 89 persen,\" ucapnya.
Perusahaan sektor apa saja yang setoran pajaknya turun? Fuad mengatakan, penurunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan yang terkait langsung dengan laba usaha. \"Ini kebanyakan dari pertambangan serta ada pula manufaktur,\" ujarnya.
Data Ditjen Pajak menunjukkan, khusus untuk sektor pertambangan dan penggalian, setoran pajaknya turun hingga Rp 22,46 triliun. Sedangkan di sektor pengolahan atau manufaktur terdapat penurunan pajak hingga Rp 12,83 triliun.
Sementara itu, Direktur P2Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus mengatakan, hasil rekapitulasi sensus pajak 2012 menunjukkan, jumlah wajib pajak (WP) yang berhasil dijaring sebanyak hampir 2,5 juta. \"Tepatnya, 2,49 juta WP baru,\" sebutnya.
Dari jumlah tersebut, 2.249.639 diantaranya adalah WP baru orang pribadi , 37.350 WP baru dari bendahara, dan 206.507 lainnya adalah WP baru badan (perusahaan). Sehingga, total jumlah WP di Indonesia saat ini mencapai 24,81 juta orang dan perusahaan.
Lalu, berapa potensi tambahan setoran pajak dari hampir 2,5 juta WP baru tersebut? Kismantoro mengatakan, potensi penerimaan baru bisa dihitung berdasar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak 2012 yang baru akan diserahkan pada 2013 ini. \"Untuk perorangan kita tunggu sampai akhir Maret 2013 dan untuk badan kita tunggu sampai April 2013,\" ucapnya. (owi)
Pajak 1.000 Perusahaan Besar Anjlok Rp 53 T
Selasa 15-01-2013,06:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,11:30 WIB
Chocolatos Go International! Gandeng BK8 Gresini Racing, Brand Indonesia Ramaikan MotoGP 2026-2027
Selasa 06-10-2026,11:15 WIB
Jadwal Puasa Sunnah Oktober 2026 Lengkap, Cek Tanggal dan Bacaan Niatnya
Selasa 06-10-2026,11:58 WIB
Pasca Gempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan untuk Mobilitas Produktif Masyarakat
Selasa 06-10-2026,11:08 WIB
Vape Disebut Picu Diabetes dan Gangguan Paru, 3 Asosiasi Desak BRIN Buka Data Penelitian
Selasa 06-10-2026,11:05 WIB
IHSG Dibuka Menguat Tipis, Bertengger di Level 6.130
Terkini
Selasa 06-10-2026,16:53 WIB
Pemprov Bengkulu Dorong Percepatan Penyelesaian Persoalan Agraria Lewat Koordinasi Lintas Sektor
Selasa 06-10-2026,16:36 WIB
Kendaraan Mogok Usai Isi BBM, Disperindag Mukomuko Sidak SPBU
Selasa 06-10-2026,16:32 WIB
Empat Saksi Diperiksa di Sidang Dugaan Korupsi SKU PLTA Musi, JPU Lanjut ke Pengadaan AVR
Selasa 06-10-2026,16:20 WIB
Keterangan Tejo dan Tomi Berbeda di Sidang Perkara Bank Bengkulu, Penasihat Hukum Minta Konfrontasi
Selasa 06-10-2026,16:14 WIB