KEPAHIANG, BE - Kabupaten Kepahiang terancam dilanda bencana alam tanah longsor. Pasalnya, saat ini kerusakan hutan pinus di sepanjang hutan lindung kawasan pegunungan Desa Tebat Monok menuju Bengkulu Tengah rusak dan hampir punah. Guna mencegah bencana longsor tersebut, Komisi II DPRD Kabupaten Kepahiang bergerak cepat akan memanggil Dinas Kehutanan untuk dimintai pertanggungjawabannya. \"Kita agendakan hearing dengan Dinas Kehutanan, jelas ini kurangnya pengawasan sehingga perambahan menyebabkan pohon pinus rusak dan banyak yang mati,\" tegas Edwar Samsi, kemarin (7/4). Ia mengatakan, persoalan serius ancaman kepunuhan hutan pinus adalah sudah diizinnya masyarakat melakukan penyadapan getah pinus. Para penyadap sendiri tak memahami aturan dalam menyadap pinus hingga membuat mati. \"Dalam aturannya gurisan sadap tak lebih dari 5 baris, tetapi ini sudah mencapai 7 baris. Sekarang memang belum mati, tetapi nanti beberapa tahun ke depan pohonnya mati,\" terang Edwar. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di hutan pinus, Ketua Komisi II DPRD Kepahiang, Supianto meminta Dinas Kehutaan bertanggujawab dengan kerusakan hutan tersebut. Sehingga di masa depan pohon pinus tetap terjaga hingga generasi penerus dapat melihat indahnya pohon berbau harum tersebut. \"Kita akan panggil agar mereka dapat menjelaskan. Langkah yang dilakukannya apa untuk menyelamatkan hutan pinus sebab pohon sudah banyak mati,\" ungkapnya. Kabid Pengelolaan Hutan Dinas Kehutanan, Yudi Raswanda membantah bila matinya pohon pinus akibat penyadapan getahnya oleh masyarakat yang diberikan izin. Ia berdalih bila penyadap sudah memenuhi prosedur penyadapan diperbolehkan. \"Yang mati ini karena perambah bukan sadap, mereka membunuh pohon pinus untuk membuka lahan perkebunan kopi,\" elaknya. (320)
Kepahiang Terancam Longsor
Jumat 08-04-2016,11:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:46 WIB
Spektakuler! Kota Bengkulu Raih Rekor Dunia LEPRID Lewat Tari KATERA 15 Ribu Penari
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB
Satu Tahun Buron, Pelaku Pencurian Tas dan Peralatan Tukang di Pantai Panjang Ditangkap Polisi
Senin 27-07-2026,16:01 WIB
Tiga Terdakwa Korupsi Pamsimas Mukomuko Jalani Sidang Perdana, Tak Ajukan Eksepsi
Senin 27-07-2026,15:59 WIB