Eks Kadis Dukcapil Berikan Kesaksian KEPAHIANG, BE - Dugaan pemalsuan dokumen berupa KTP dan KK yang menimpa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kepahiang menyita perhatian sejumlah kalangan. Termasuk mantan Kadis Dukcapil Kepahiang Drs Iskandar Hamdani. Kepada BE, Iskandar mengaku siap memberikan kesaksian jika memang dibutuhkan untuk memperjelas dugaan oknum PNS yang melarikan uang senilai Rp 928 juta dari salah satu bank swasta di Bengkulu. Sebab kasus tersebut terjadi tahun 2010, saat dirinya masih menjabat sebagai Kadis Dukcapil Kepahiang. \"Mengenai detail permasalahannya saya kurang begitu paham. Namun sudah ada kesaksian secara kelembagaan dari Dukcapil, yakni pak Suurdi sendiri yang ke Polda. Tapi, kalau keterangan saya juga dibutuhkan saya siap memberikan keterangan mengenai dokumen kependudukan itu,\" kata Iskandar. Dikatakannya, jika pemalsuan dokumen tersebut dilakukan pada tahun 2010, maka tandatangan yang dicatut pada dokumen kependudukan itu merupakan tandatangannya. Namun, setelah adanya pengecekan dari Dinas Dukcapil ternyata dokumen tersebut diduga palsu, karena tak ada nama PNS yang bersangkutan di server database Dukcapil. \"Kalau dari data Dukcapil memang nama oknum tersebut tidak masuk dalam server data base,\" katanya.(505)
Pemalsuan Dokumen KTP dan KK
Sabtu 12-01-2013,12:12 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,19:00 WIB
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa
Senin 26-10-2026,11:54 WIB
Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Senin 26-10-2026,09:47 WIB
Laporan Rahasia CIA Terungkap, Israel Dibayangi Ancaman Perang Saudara! Ini Pemicunya
Senin 26-10-2026,09:37 WIB
Karhutla Didorong Jadi Bencana Nasional, Nuroji Soroti Konsekuensi yang Harus Dipertimbangkan
Senin 26-10-2026,09:23 WIB
Bentuk Segitiga di Telapak Tangan, Benarkah Jadi Pertanda Datangnya Rezeki?
Terkini
Senin 26-10-2026,14:44 WIB
Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,14:31 WIB
Polisi Masuk Sekolah, Kapolres Mukomuko Bahas Bullying hingga Game Online
Senin 26-10-2026,14:06 WIB
Helm, Sabuk Pengaman, dan Surat Kendaraan Jadi Sorotan dalam Operasi Patuh Nala 2026 di Mukomuko
Senin 26-10-2026,14:01 WIB