Tragedi Jalinbar Mukomuko, Satu Pelajar Meninggal Dunia Usai Hantam Belakang Truk
Tragedi Jalinbar Mukomuko, Satu Pelajar Meninggal Dunia Usai Hantam Belakang Truk-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM– Sebuah insiden memilukan terjadi di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera, tepatnya di Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Kamis (5/3) malam. Seorang pelajar berusia 14 tahun, Ahmad Devano, tewas di tempat setelah menabrak bagian belakang truk yang berhenti mendadak di badan jalan.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di tengah guyuran hujan lebat. Ironisnya, kecelakaan dipicu oleh alasan sepele pengemudi truk yang ingin menutup jendela pintu sebelah kiri agar air hujan tidak masuk ke kabin, namun dilakukan tanpa prosedur keselamatan.
Kecelakaan bermula saat truk Hino putih bernomor polisi BA 8468 IU yang dikemudikan Sy (48) melaju dari arah Sumatera Barat menuju Bengkulu. Saat hujan turun, sopir menghentikan kendaraannya tepat di badan jalan tanpa memasang segitiga pengaman, lampu hazard, atau rambu peringatan apa pun.
Di saat bersamaan, Ahmad Devano yang membonceng rekannya, Gendi Hartono (14), melaju dari arah belakang menggunakan Honda Vario hitam. Karena jarak pandang yang terbatas dan minimnya tanda peringatan pada truk, korban tidak sempat melakukan pengereman dan menghantam keras bak besi truk tersebut.
Akibat benturan keras tersebut, Ahmad Devano dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian karena cedera kepala berat. Sementara rekannya, Gendi Hartono, kini dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan medis darurat di rumah sakit.
BACA JUGA:Wali Kota Bengkulu Rotasi 43 Pejabat, Syaiful Apandi Jabat Kaban Kesbangpol
BACA JUGA:Gandeng BRI, Bupati Kaur Gusril Pausi Resmikan Transaksi DD Non-Tunai
Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K, melalui KBO Satlantas IPTU Selamet, menyayangkan kelalaian pengemudi truk. Truk berhenti di badan jalan tanpa rambu peringatan di tengah kondisi cuaca ekstrem. Polisi kemudian mengamankan satu unit truk Hino dan satu unit motor Honda Vario tanpa pelat nomor ke Mapolres Mukomuko. Sementara pengemudi truk kini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mempertanggungjawabkan kelalaiannya.
Polres Mukomuko mengimbau keras kepada pengemudi kendaraan besar untuk tidak berhenti di badan jalan secara sembarangan. Selain itu, para orang tua diminta lebih ketat mengawasi anak di bawah umur agar tidak mengendarai motor di jalur lintas nasional yang rawan kecelakaan.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




