TAIS, BE - Hingga saat ini Pemkab Seluma tak kunjung memecat oknum PNS yang bertugas di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seluma berinisial HB (40), warga kecamatan Ilir Talo. Padahal HB yang telah memperkosa putri kandungnya sendiri itu sudah divonis 13 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Tais, Agustus 2015 lalu. Dikonfirmasi mengenai status HB sebagai PNS, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Seluma, Drs H Supardi MSi mengaku, pihaknya belum bisa memberikan sanksi karena putusan hakim PN itu karena belum mendapatkan risalah kekuatan hukum tetap (inkrah). “Sekalipun kita telah mengetahui putusannya (vonis terhadap HB), BKD dan tim terlebih dahulu harus memiliki salinan bahwa putusan itu sudah tetap,” tegas ujar Supardi, kepada BE, Kamis (28/1).Supardi menegaskan, secara organisasi sebenarnya Pemkab Seluma telah sepakat untuk memberhentikan HB sebagai PNS. Hanya saja, mereka masih menunggu salinan putusan inkrah dari PN Tais. Jika memang telah mendapatkan keputusan tetap, maka secara tertulis pemberhentiannya akan dilakukan dengan secara tidak hormat. “Kita masih menunggu salinan putusan yang berkekuatan hukum tetap terlebih dahulu dan jika memang telah ada barulah dilakukan pemecatannya,” bebernya. Dari informasi yang berhasil di himpun BE di lapangan, sejumlah PNS Seluma yang terjerat proses hukum di Seluma seperti H Ahmadin ST serta Ali Paman tengah mengajukan pensiun dini ke BKD Seluma. Mereka khawatir jika mengacu kepada ASN tahun 2014, maka mereka sudah dipastikan tidak berstatus PNS lagi. Sehingga PNS yang tengah menjalani proses hukum berbondong-bondong mengajukan pengunduran diri. “Untuk jumlahnya saya tidak tahu yang mengundurkan diri tersebut. namun untuk lebih jelasnya tanyakan saja ke Sekda Seluma,” ujar Supardi ketika ditanya mengenai hal itu. Sementara itu, untuk syarat mengajukan pengunduran diri sebagai PNS tersebut mereka yang telah berusia 50 tahun dan memiliki masa tugas selama 20 tahun lebih. Sedangkan mereka yang di bawah syarat tersebut tidak dibenarkan. “Usulan bisa saja, namun kebanyakan sudah mengusulkan pengunduran diri pensiun dini belum memenuhi syarat untuk pensiun,\" ujar Supardi.(333)
Divonis 13 Tahun Penjara, Satpol Cabul Belum Dipecat
Jumat 29-01-2016,13:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 05-10-2026,11:41 WIB
6 Weton Diprediksi Paling Beruntung Oktober 2026, Minggu Legi hingga Jumat Wage Kebanjiran Rezeki
Senin 05-10-2026,11:13 WIB
Angelina Jolie Ungkap Kehancuran Gaza dari Citra Satelit, John Herdman Serukan Bantuan Palestina
Senin 05-10-2026,10:17 WIB
Marsal Abadi Pimpin PWI Bengkulu, Sukatno Jadi Ketua Dewan Kehormatan, Ini Pesan Helmi Hasan
Senin 05-10-2026,10:13 WIB
Marsal Abadi dan Pengurus PWI Prov Bengkulu Periode 2026-2031 Dilantik
Terkini
Senin 05-10-2026,14:10 WIB
Diduga Hendak Transaksi Ganja 2 Kg, Warga Ratu Samban Ditangkap dan Satu Pria Kabur
Senin 05-10-2026,14:04 WIB
Wali Kota Deddy Wahyudi Minta Pengelola Tempat Hiburan Lengkapi Izin Penjualan Mihol
Senin 05-10-2026,13:57 WIB
Respon Keluhan Masyarakat, Kualitas Pertalite di Bengkulu Dicek
Senin 05-10-2026,13:57 WIB
Total Penghasilan Tenaga Pengelola KDKMP Mukomuko Capai Sekitar Rp6,81 Juta, Uang Makan Tergantung Kehadiran
Senin 05-10-2026,11:49 WIB