Banner HONDA

PUPR Kota Bengkulu Mulai Cicil Proyek Jalan dan Normalisasi Drainase

PUPR Kota Bengkulu Mulai Cicil Proyek Jalan dan Normalisasi Drainase

Noprisman --

BENGKULUEKSPRESS.COM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu memastikan pelaksanaan proyek fisik tahun 2026 mulai berjalan secara bertahap pada bulan ini. 

Langkah tersebut dilakukan agar proses administrasi dan pelelangan proyek dapat berjalan lebih tertib serta meminimalisasi kesalahan teknis.

Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman mengatakan, dari total anggaran infrastruktur sekitar Rp200 miliar, sebagian besar merupakan paket pekerjaan fisik yang harus melalui proses lelang.

“Kalau untuk fisik yang sifatnya lelang itu sekitar Rp150 miliar dari total Rp200 miliar lebih anggaran infrastruktur. Jadi semua yang sekarang sudah kita siapkan dikaji ulang supaya prosesnya lebih rapi,” ujar Noprisman.

Ia menjelaskan, proses penginputan paket proyek dilakukan secara bertahap melalui sistem pengadaan agar pelayanan tetap maksimal. Menurutnya, jika seluruh paket dimasukkan sekaligus, dikhawatirkan terjadi kekeliruan administrasi dalam proses evaluasi.

BACA JUGA:Kejari Bengkulu Musnahkan Barang Bukti 106 Perkara, Ribuan Pil hingga Sajam Geng Motor Dibakar.

BACA JUGA:Kapolresta Bengkulu Sidak Ruang Tahanan, Pastikan Keamanan dan Kesehatan Tahanan Terjaga

“Kalau dimasukkan sekaligus misalnya 50 paket, mereka tidak terlayani maksimal. Jadi kita masukkan bertahap, lima paket atau sepuluh paket dulu supaya koreksi dan evaluasi bisa lebih teliti,” jelasnya.

Meski dilakukan bertahap, Noprisman memastikan pekerjaan fisik mulai dicicil pelaksanaannya pada bulan Mei ini. Salah satu yang didorong segera tayang adalah paket pengerjaan jalan poros.

“Insya Allah bulan ini semua fisik mulai kita cicil pelaksanaannya. Salah satu contoh paket satu jalan poros, minggu ini sudah kita dorong naik,” katanya.

Selain proyek jalan utama, Dinas PUPR juga menyiapkan penanganan jalan lingkungan melalui paket pemeliharaan rutin. Dari hasil koreksi terakhir, terdapat anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penanganan 50 ruas jalan perumahan di Kota Bengkulu.

“Dana Rp10 miliar itu untuk sekitar 50 ruas jalan. Jadi rata-rata sekitar Rp200 juta per ruas,” terang Noprisman.

Tak hanya fokus pada pembangunan jalan, PUPR Kota Bengkulu juga terus melakukan normalisasi drainase di sejumlah titik rawan banjir. Salah satu lokasi yang saat ini tengah dikerjakan berada di kawasan Empang menuju Pantai Lempuing.

Menurut Noprisman, saluran drainase di kawasan tersebut sebelumnya tertutup sedimentasi sehingga aliran air tidak lancar saat hujan deras. Karena itu, pihaknya melakukan pengerukan dengan lebar mencapai sekitar 10 meter agar daya tampung saluran lebih maksimal dan bertahan lama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: