MUKOMUKO, BE – Penyidikan perkara dugaan Tipikor Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2012 pada Pos Sekretariat Daerah Pemda Mukomuko, masih berjalan. Pada tahun 2015 lalu, penyidik telah menetapkan satu tersangka yang diketahui dari pihak swasta. Pada perkara itu penyidik menemukan kerugian negara yang mencapai sekitar Rp 1,1 miliar lebih. “Perkara ini kerugian negara lebih besar dari beberapa perkara yang tengah kita tangani saat ini,” ujar Kajari Mukomuko, Sugeng Riyanta SH MH dikonfirmasi Bengkulu Ekspress. Penyalahgunaan BKK itu, penyidik memastikan dalam perkara tersebut bakal ada beberapa calon tersangka tambahan yang diperkirakan sekitar tujuh orang. “Bakal ada sekitar tujuh tersangka tambahan dalam perkara ini yang menyebabkan kerugian negara cukup besar,” katanya. Belum ditetapkan tersangka lain, penyidik dijajarannya masih melakukan pemeriksaan saksi yang hingga saat ini sekitar 50 orang sudah diperiksa. Mulai dari jajaran birokrat Pemerintahan Daerah Kabupaten Mukomuko maupun pihak swasta. “Sekitar 50 saksi sudah diperiksa dan ditargetkan akhir bulan ini semua saksi rampung dimintai keterangan,” ujarnya. Yang selanjutnya dilakukan ekspose, salah satu diantaranya untuk menentukan siapa saja oknum – oknum yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut berdasarkan fakta hukum yang berlaku. “Bakal ada tujuh calon tersangka tambahan, baru sebatas dari pihak birokrat yang dinilai bertanggung jawab dalam perkara Tipikor tersebut. Dan tidak menutup kemungkinan juga akan ada dari pihak swasta yang ikut menikmati uang negara yang diduga kuat menyalahi aturan yang berlaku,” bebernya. Perkara Tipikor itu terkait penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya, tidak tertib penggunaannya dan tidak dapat dipertanggung jawabkan serta dinikmati sejumlah orang hingga menyebabkan kerugian negara diatas satu miliar. (900)
Kasus BKK Rugikan Negara Rp 1,1 M
Jumat 22-01-2016,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,15:53 WIB
Pemprov dan Pemkot Bengkulu Patungan Renovasi 19 Rumah Korban Kebakaran Pengantungan
Selasa 22-09-2026,15:24 WIB
Vendor Diminta Penuhi Jaminan Sosial Pekerja Outsourcing di Mukomuko
Selasa 22-09-2026,20:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Mahasiswa FIKES UM Bengkulu Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara
Selasa 22-09-2026,15:45 WIB
Dari 40 CCTV Pemkot Bengkulu, Hanya 10 yang Berfungsi
Selasa 22-09-2026,15:47 WIB
Pajak Belum Dibayar, Sejumlah Kendaraan Dinas Pemkot Bengkulu Masih Ditahan
Terkini
Rabu 23-09-2026,10:44 WIB
Prof Ary Ungkap Diplomasi Spiritual di Balik Penguatan Hubungan Indonesia-Malaysia
Rabu 23-09-2026,10:34 WIB
Bukan Sekadar Terapi, Pasien Kanker Butuh Pendampingan, MRCCC Siloam Perkuat Peran Perawat Onkologi
Rabu 23-09-2026,10:28 WIB
Pendidikan Gratis hingga Kuliah Diwacanakan Prabowo, Puan Ingatkan Kondisi Global dan Kekuatan APBN
Rabu 23-09-2026,10:13 WIB
HP RAM 8 GB Makin Terjangkau, Ini 5 Pilihan Harga Rp2-3 Jutaan
Selasa 22-09-2026,21:00 WIB