KEDURANG ILIR, BE – Keberadaan galian C di sepanjang Sungai Air kedurang di Kecamatan Kedurang Ilir dan Kedurang telah menyebabkan sawah petani kekurangan air. Bahkan warga di Kecamatan Kedurang Ilir mengklaim sulitnya sawah mendapatkan air, karena aktivitas galian C. “Akibat aktivitas galian C, sudah banyak sawah yang alih fungsi,” kata Yudarman (41), warga Desa Lubuk Ladung, Kedurang Ilir, Kamis (21/1). Menurut Yudar, sejumlah sawah di daerah sudah beralihfungsi menjadi kebun sawit dan karet. Penyebabnya, sawah tersebut seringkali kekurangan air karena Sungai Kedurang sebagai sumber irigasi, debitnya sudah menurun. \"Hal ini karena dasar sungai telah tergerus. Sebab sebagian besar batu sudah diambil para penambang galian Irigasi kekeringan air karena air Sungai Kedurang sudah tidak bisa naik ke dalam saluran irigasi,\" ujar Yudar. Yudar pun sangat menyayangkan sikap pemerintah yang sepertinya kurang respon atas keluhan warga terkait keberadaan galian C tersebut. Sebab, selama ini debit Sungai Kedurang memang sudah mengecil akibat kawasan hutan lindung (HL) yang dirambah, ditambah lagi dengan aktivitas galian C. Warga kemudian meminta aktivitas galian C tersebut ditutup pemerintah, karena sesuai dengan UU pemerintahan daerah, kewenangan penerbitan izin galian C berada di Pemda Provinsi, sehingga diduga galian C tersebut ilegal. “Gubernur pun sudah memerintahkan Bupati BS menutup galian C tersebut, artinya benar jika galian C itu ilegal,” ujarnya. Terhadap keberadaan galian C tersebut, Arliansyah (45), juga warga Kedurang Ilir mengharapkan pemerintah agar segera mencari solusi atas kondisi tersebut. Sebab jika kondisi ini dibiarkan terus menerus, maka berdampak buruk dari hasil pertanian sawah masyarakat Kedurang Ilir. Karena sawah yang kesulitan air, produksi sawah pun tidak akan maksimal. \"Jangankan musim kemarau, di musim penghujan pun sawah masih kesulitan air, Semoga pemda tidak tutup mata dengan kondisi ini, sebab bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan, semua sawah di kedurang Beralih Fungsi karena tidak dapat air,” demikian Arlian.(369)
Galian C Sebabkan Alih Fungsi Lahan
Jumat 22-01-2016,11:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,12:22 WIB
Rifai Buka Akses Alsintan, Lahan Pertanian Tak Boleh Menganggur
Rabu 01-04-2026,12:02 WIB
Kepala Perpustakaan Bengkulu Selatan Berganti, Bupati Tekankan Minat Baca
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,12:36 WIB
Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,15:54 WIB
Wacana Sekolah Daring 1 April Batal, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan KBM Tetap Tatap Muka
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB