CURUP, BE - Sepertinya para perampok yang beraksi di Kabupaten Rejang Lebong tidak lagi memandang orang yang akan dijadikan sasaran perampokan. Contohnya sekitar pukul 07.30 WIB kemarin, Maryatun (37) warga Dusun II Desa Air Merah, seorang pedagang sayur keliling harus kehilangan uang senilai Rp 2 jutaan karena dirampas para perampok. Saat itu wanita itu sedang melintas di perumahan PU Kelurahan Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah. \"Seperti biasa saya berdagang, tiba-tiba ada dua pemuda menggunakan motor Honda Supra Fit X menghentikan laju kendaraan dengan alasan ingin membeli kue yang kebetulan memang saya jual,\" tutur korban.Tiba-tiba, salah seorang pelaku langsung menodongkan senjata tajam dan merampas tas berisi uang hasil berjualan yang dibawa korban. Korban sempat terjatuh dan pelaku berhasil merampas tas. \"Saya teriak, mereka juga mau mengambil motor saya. Mereka panik ketika teriakan saya didengar warga. Saya sempat akan ditikam pisau, beruntung tidak kena karena saya lari,\" kenang korban.Warga yang mengetahui kejadian itu segera mengejar para pelaku sehingga membuat mereka kabur. Saking paniknya, pelaku bahkan meninggalkan motor jenis Honda Supra Fit X yang mereka gunakan untuk kejahatan di kawasan kebun kopi. Kadus Desa Air Merah Ispandi ketika ditemui membenarkan soal peristiwa kejahatan yang dialami warganya. Diterangkan Ispandi, para pelaku meninggalkan motor yang mereka gunakan, lalu kabur dengan membawa tas berisi uang milik korban. \"Mendapatkan laporan itu, saya segera ke lokasi, selanjutnya menemani korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepada polisi,\" terangnya.Ispandi berharap, polisi segera bisa menemukan pelaku kejahatan dengan menggunaman petunjuk motor yang ditinggalkan para pelaku. \"Kita kasihan juga dengan warga kami itu, korban berprofesi sebagai pedagang sayur keliling dengan menggunakan motor setiap pagi,\" demikian Supandi. (999)
Tukang Sayur Dirampok
Jumat 30-03-2012,19:28 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB