KEPAHIANG, BE - Guna meningkatkan optimalisasi lahan di Kepahiang, para petani akan diberikan bantuan berupa pupuk. Ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan (Dispertan) Kepahiang, Ir Taufik dalam hearing bersama Komisi II DPRD Kepahiang beberapa saat yang lalu. \"Setiap 1 hektar lahan pertanian milik petani di Kepahiang, maka akan kita berikan bantuan berupa 2 sak pupuk. Ini kita lakukan sebagai bentuk optimalisasi lahan bagi petani di Kepahiang,\" ujar Taufik. Dikatakannya, optimalisasi lahan pertanian yang dilakukan pihaknya saat ini di Kepahiang yakni dengan penanaman padi, jahe dan kedelai (pajale). \"Lahan pertanian petani yang mendapat bantuan ini yakni jenis pajele. Anggaran pajele ini kita dapatkan dari alokasi APBN,\" jelasnya. Selain bantuan pupuk, pihak Dispertan juga akan membagikan sebanyak 17 traktor bagi para petani di Kepahiang. Bantuan traktor ini diberikan kepada kelompok tani (poktan) yang sudah mengusulkan proposal kepada pihaknya. \"Untuk bantuan 17 unit traktor sudah kita salurkan kepada poktan penerimanya, sesuai dengan proposal yang masuk kepada kita,\" terangnya. Adapun selain dari dana APBN, untuk bantuan pajale di Kepahiang juga diberikan dari dana bantuan sosial seperti untuk pengembangan jenis padi dan kedelai. \"Untuk pengembangan padi dan kedelai, kita juga mendapat alokasi anggaran dari bantuan sosial, selain itu disuport juga dari anggaran APBN,\" tandasnya.(505)
Petani di Kepahiang Dibantu Pupuk
Senin 05-10-2015,12:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB