CURUP, BE - Setelah sempat hilang beberapa waktu lalu, kabut asap kembali menyelimuti Kabupaten Rejang Lebong dalam beberapa hari terakhir. Kembali datangnya asap kiriman tersebut diduga karena beberapa hari terakhir angin di Kabupaten Rejang Lebong memang berhembus lebih kencang dari sebelum-sebelumnya. Kabut asap yang kedua kali ini, kondisinya masih sama dengan kabut asap yang terjadi sekitar satu Minggu lalu. Dimana jarak pandang masyarakat masih sangat ideal yaitu masih lebih dari 1 Km. Terkait dengan kabut asap yang melanda Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya ini, saat dikonfirmasi Plt Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Agung Gunawan, SKM MKes melalui Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Nunung Tri Mulyanti SKM MM, mengatakan, dampak dari kabut asap tersebut sudah mulai dirasakan. \"Untuk saat ini dampaknya sudah mulai kita rasakan, selain udaranya sudah mulai tidak sehat, mata kita juga sudah mulai perih,\" jelas Nunung. Menurut Nunung, dampak besar yang mungkin bisa terjadi akibat adanya asap kiriman ini adalah berdampak infeksi saluran pernapasan akut (Ispa). Namun menurut Nunung tidak hanya sampai di situ saja, namun juga bisa berdampak hingga paru-paru dan dalam tubuh lainnya. Dengan melihat kondisi tersebut, Nunung berharap masyarakat Rejang Lebong untuk waspada dan melakukan sejumlah langkah antisipasi. Langkah-langkah antisipasi yang dilakukan yaitu dengan menghindari asap itu sendiri dengan cara tidak keluar dari rumah atau mengurangi aktivitas di luar rumah. Bila memang diharuskan untuk keluar rumah maka sebaiknya menggunakan masker. \"Kabut asap ini sangat rentan bagi ibu-ibu hamil ataupun Balita, oleh karena itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, saya harap khusus untuk ibu hamil dan Balita untuk tidak keluar rumah dulu bila memang harus keluar rumah maka sebaiknya menggunakan masker,\" jelas Nunung. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, Masdar Helmi SSos, saat dikonfirmasi terkait dengan langkah yang akan mereka lakukan. Menurut Masdar pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Namun sebelum itu pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan beberapa dinas terkait dalam penangulangan asap ini. \"Salah satu langkah yang sudah kita siapkan yaitu pembagian masker, setidaknya ada sekitar 3 ribu masker yang siap dibagikan,\" jelas Masdar. Menurut Masdar, rencananya pihaknya bersama sejumlah pihak lainnya akan melakukan pembagian masker pagi ini. Pembagian masker akan dilakukan disejumlah titik-titik keramaian yang ada di Rejang Lebong khususnya Kota Curup. Sementara itu, sehari sebelumnya jajaran Polres Rejang Lebong langsung melakukan langkah antisipasi terhadap dampak dari kabut asap yang terjadi. Langkah antisipasi yang dilakukan yaitu dengan membagikan masker kepada sejumlah pengguna jalan yang melintas di depan Pasar Bang Mego Kota Curup.(251)
RL Kembali Diselimuti Asap
Senin 21-09-2015,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,16:26 WIB
6 Tahun Program Takziah Berjalan, Wali Kota Bengkulu Konsisten Hadir Malam Ketiga
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,16:28 WIB
Skema Mark Up Terkuak, 9 Tersangka Korupsi Proyek PLTA Musi Rugikan Negara Rp13 Miliar
Sabtu 28-03-2026,16:59 WIB
321 Sekolah di Kota Bengkulu Gunakan Smart TV, Dorong Pembelajaran Digital
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB
Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi, Platform Digital Wajib Patuh PP Tunas
Terkini
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Sabtu 28-03-2026,21:00 WIB
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
Sabtu 28-03-2026,18:13 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB