JAKARTA - Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad tidak setuju apabila kondisi naiknya dolar pada 2015 disamakan dengan kondisi perekonomian yang terjadi pada 1998. Farouk menyatakan, pada 98 yang terkena dampak adalah masyarakat kelas atas. \"?Saya melihat kasus dolar di 98 lebih bersifat ekonomis, lebih bersifat moneter. Pada saat itu yang terkena dampaknya boleh dikatakan masyarakat yang biasa berhubungan dengan valas, boleh dikatakan menengah ke atas,\" kata Farouk dalam diskusi \"Ekonomi PHP (Pemberi Harapan Palsu), Nyatanya PHK\" di Cikini, Jakarta, Minggu (6/9). Ia menyatakan, persoalan ekonomi yang terjadi pada 2015 adalah perpaduan antara ekonomi dan sosial.? Menurut Farouk, melemahnya ekonomi Indonesia menyebabkan adanya ancaman PHK dan daya beli masyarakat menjadi lemah.? \"Daya beli menurun menyebabkan masyarakat banyak sekali merasa terancam kehidupan ekonominya dalam beberapa waktu ke depan,\" tutur Farouk. ?Karena itu, ia menjelaskan, pemerintah harus mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi persoalan itu. \"Kalau ada perpaduan (ekonomi dan sosial) ini lampu kuning bagi bangsa kita. Salah ambil tindakan dampaknya besar,\" ungkap Farouk. (gil/jpnn)
Ekonomi Indonesia PHP, Berikan Ancaman PHK
Minggu 06-09-2015,19:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,10:43 WIB
Tekan Angka Kecelakaan, Dirlantas Polda Bengkulu Petakan Jalur Rawan di Seluruh Bengkulu
Rabu 05-08-2026,10:41 WIB
Hadir Ringankan Masyarakat Saat Kemarau, MUI Manna Bersama Forkopimda Salurkan Air Bersih
Rabu 05-08-2026,10:37 WIB
Terseret Arus Saat menyelam, Remaja Enggano Ditemukan Meninggal
Rabu 05-08-2026,14:32 WIB
Hakim Vonis Latipa Tu'sadiah 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera
Rabu 05-08-2026,14:36 WIB
Polda Bengkulu Bongkar Jaringan Sabu, Tiga Orang Ditangkap dengan Barang Bukti 205 Gram
Terkini
Rabu 05-08-2026,22:00 WIB
Honda BeAT Jazz Glossy Blue Black, Pilihan Skutik Modern yang Sporty dan Hemat BBM
Rabu 05-08-2026,20:00 WIB
BTN Bengkulu Tegaskan Sengketa dengan Pengembang Bukan Ranah Bank, Hormati Langkah Hukum LPK-RI
Rabu 05-08-2026,18:45 WIB
Oknum Kadis Buka Suara soal Video Viral, DPRD Minta Inspektorat Ungkap Fakta dan Pulihkan Nama Baik
Rabu 05-08-2026,18:41 WIB