CURUP, BE - Pasca diamankannya dua orang yang diduga sebagai pengedar sabu-sabu di wilayah Kabupaten Rejang Lebong berinisial Dd (27) dan Tm (30). Tim penyidik Sat Narkoba Polres Rejang Lebong terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus tersebut. \"Untuk asal barang haram yang mereka miliki berasal dari kawasan provinsi tetangga yaitu Sumatera Selatan,\" ungkap Kapolres Rejang Lebong AKBP Dirmanto SH SIk melalui Kasat Narkoba Ipru Ardiansyah SH. Menurut Ardiansyah, untuk memperoleh barang haram tersebut, kedua tersangka khususnya Tm yang diduga sebagai bandar tidak langsung mengambil di Lubuklinggau melainkan melakukan transaksi di jalan. Dimana sebelum melakukan transaksi ia bersama bandar besarnya melakukan perjanjian untuk bertemu disuatu tempat kemudian melakukan transaksi. \"Transaksi yang mereka lakukan tidak pernah dirumah melainkan dijalan, mereka janjian bertemu dikawasan Lembak. Dimana dalam transaksi berlaku sistem ada dua ada barang,\" jelas Ardiansyah. Lebih lanjut Ardiansyah menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan termasuk memburu bandar besar sabu yang menyuplai kepada keduanya. Dimana dalam mengungkap bandar besar ini pihaknya akna berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau. \"Untuk identitas bandar besar ini sudah kita kantongi, kita akan segera berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau untuk memburu bandar besarnya Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Dihari pertama Operasi Antik Nala 2015 pada tanggal 3 Agustus kemarin. Jajaran Sat Narkoba Polres Rejang Lebong langsung membuahkan hasil dengan menangkap dua orang yang terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran Narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polres Rejang Lebong. Dua orang yang berhasil diamankan tersebut adalah Dd (27) warga Kesambe Kecamatan Curup Timur dan Tm (30) Warga Kelurahan Air Putih Kecamatan Curup Selatan. dari kedua tersangka petugas berhasil mengamankan 5 paket sabu ukuran sedang dan kecil, alat penghisab sabu atau bong, kemudian alat timbangan serta ratusan pelastik kecil yang diduga digunakan untuk membungkus sabu-sabu. Tm diduga sebagai bandar sabu-sabu lantaran dari rumah pria yang berprofesi sebagai Satpam salah satu dealer mobil tersebut petugas menemukan banyak barang bukti. Barang bukti yang ditemukan dari rumah Tm antara lain dua timbang digital, empat paket sabu diantaranya dua ukuran besar dan dua paket ukuran sedang, ratusan kantong plastik ukuran kecil serta sepasang alat penghisap sabu. (251)
Sabu Berasal dari Linggau
Kamis 06-08-2015,15:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,11:51 WIB
Ekspor Gas Indonesia Dipangkas, Singapura Justru Perkuat Kerja Sama Energi dengan Negara Lain
Jumat 30-10-2026,11:16 WIB
Divonis Kanker Payudara Stadium 1, Penyintas Ini Ceritakan Momen Paling Mengguncang
Jumat 30-10-2026,11:40 WIB
Ketum GP Ansor Dorong Kedaulatan Digital Indonesia di National Cybersecurity Connect 2026
Jumat 30-10-2026,11:47 WIB
Rayakan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Gelar Beragam Layanan Gratis
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Terkini
Jumat 30-10-2026,16:08 WIB
Wali Kota Bengkulu Tandatangani Kerja Sama Bantuan Mobil Pemadam Kebakaran dari Kemendagri
Jumat 30-10-2026,15:59 WIB
Mukomuko Punya Peta Indikatif Konservasi dan Stok Karbon, Ini yang Dibidik Pemkab
Jumat 30-10-2026,15:57 WIB
Peningkatan Jalan Air Hitam–Teluk Bakung Masuk Program IJD, Pekerjaan Awal Ditandai Titik Nol
Jumat 30-10-2026,15:31 WIB