TUBEI,BE - Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Lebong, terus melakukan upaya penuntasan kasus dugaan korupsi anggaran Satpol PP Lebong tahun anggaran (TA) 2014 lalu. Bahkan diketahaui penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Lebong saat ini sudah menerima hasil Audit Kerugian Negara (KN) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan (BPKP) Bengkulu. Dimana kerugian negara akibat korupsi pengelolaan anggaran di Kantor Satpol PP TA 2015 mencapai Rp 433.230.159. \"Alhamdulillah hasil audit kerugian negara sudah kita terima dari BPKP Perwakilan Bengkulu. Penyidik juga sudah memeriksa saksi ahli dari BPKP Perwakilan Bengkulu terkait hasil audit kerugian negara tersebut,\" ungkap Kapolres Lebong AKBP Zainul Arifin SE MH. Setelah pemeriksaan saksi ahli dan hasil audit diterima penyidik Tipikor Satreskrim Polres Lebong, penyidik selanjutnya akan segera merampungkan Berkas Perkara (BP) ketiga tersangka. Dimana dalam kasus korupsi tersebut sudah ditetapkan 3 tersangka, masing-masing EF mantan Plt. Kakan Satpol PP Lebong dan 2 mantan bendahara Satpol PP Lebong berinisial Ja dan Pe. Bahkan menurut Zainul, penyidik tipikor menargetkan BP ketiganya sudah rampung pekan ini dan siap dilimpahkan tahap pertama ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tubei. \"Jadi target kita pekan ini BP ketiga tersangka sudah kita limpahkan. Kalau memang dinyatakan lengkap atau P21, setelah lebaran bisa dilaksanakan pelimpahan tahap kedua,\" imbuh Zainul. Sekadar mengingatkan, kasus dugaan korupsi dengan nilai anggaran mencapai Rp 3,3 miliar TA 2014 tersebut, difokuskan pada anggaran belanja langsung senilai Rp 2,3 miliar. Dimana salah satunya adanya indikasi SPj fiktif dalam pembayaran honor TKK di Satpol PP.(777) beritabe lebong
SPJ Fiktif, Negara Rugi Rp 433 Juta
Senin 13-07-2015,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 22-04-2026,17:25 WIB
Wali Kota Bengkulu Serahkan Bantuan Kursi Roda, Pastikan Warga Kurang Mampu Dapat Perhatian
Rabu 22-04-2026,13:40 WIB
Terkuak di Persidangan, Dugaan 'Fee Bupati' Rp 110 Juta Mengalir ke Istri Eks Kepala Daerah Kaur
Rabu 22-04-2026,14:16 WIB
Semangat Betunggal Membara, Warga Pino Raya Padati Jalan Santai
Rabu 22-04-2026,14:12 WIB
Satlantas Bengkulu Selatan Gencar Edukasi, Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan
Rabu 22-04-2026,14:20 WIB
Petir Sambar Penyadap Karet di Seluma, Satu Tewas Dua Luka
Terkini
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Kamis 23-04-2026,12:13 WIB