BENTENG, BE - Ada yang menarik dari peresmian proyek PNPM yang dipusatkan di Desa Sukarami Kecamatan Taba Penanjung kemarin. Bupati Ferry Ramli,SH,MH yang meresmikan kegiatan PNPM itu menyentil para pejabat Benteng yang malas. Banyak pejabat selevel kepala dinas/badan dan kantor malas turun ke lapangan, guna menyerap keluhan masyarakat. Sorotan ini langsung disampaikan oleh orang nomor 1 di kabupaten termuda ini saat memberikan sambutannya dihadapan ratusan warga yang hadir. \" Jika pejabatnya tidak ada seperti ini, bagaimana mau mendengarkan keluhan dari masyarakat ini,\" sesal Ferry.. Dalam kesempatan ini, bupati meminta protokoler dan instansi terkait menyampaikan kepada para pejabat dimaksud untuk setia mendampingi bupati, khususnya ketika kunjungan kedesa - desa di wilayah kabupaten Benteng ini. Sehingga, jika ada keluhan warga di tingkat desa dapat langsung didengar oleh dinas yang bersangkutan. Dengan begitu keluhan itu dapat direspon secepat mungkin. Karena, seorang pejabat intinya bukan minta dilayani oleh masyarakat, namun justru untuk melayani masyarakat. \"Tolong jika ada kunjung ke desa, ikut sertakan kepala dinas, sehingga dapat mendengar keluhan dari masyarakat yang kita cintai ini,\" katanya. PNPM Diduga Bermasalah Tampaknya kucuran proyek Pemerintah Pusat yang diperuntukan bagi masyarakat miskin disetiap daerah di Indonesia, sangat rawan dari aksi praktik korupsi. Seperti yang terjadi pada proyek PNPM di Kabupaten Benteng tahun 2012 senilai Rp 24 milyar lebih. Sejauh ini Komisi I DPRD Benteng telah menerima laporan dari masyarakat, jika proyek PNPM itu diduga banyak penyimpangan dan tidak tepat sasaran alias mubazir. \"Kita sudah banyak mendapatkan laporan dari masyarakat jika proyek PNPM di Benteng ini bermasalah,kita minta perbaiki ditahun 2013 ini, \" kata Anggota Komisi I DPRD, M. Nazir Jahiyah pada BE kemarin. Selain itu, sambung wakil rakyat dari partai PPP ini, dewan juga tidak mendapatkan koordinasi atau undangan dari para Pengelola PNPM tersebut. Padahal, komisi I ini seharus selaku pengawasan dalam pembangunan di kabupaten termuda itu. Oleh sebab itu, dewan mengharapkan kedepann atau di proyek PNPM 2013 ini pengelola PNPM baik tingkat desa, kecamatan dan kabupaten berkoordinasi dengan lembaga wakil rakyat tersebut. Dengan begitu fungsi pengawasan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai dengan diharapkan oleh masyarakat. (111)
Bupati Sentil Pejabat Malas
Selasa 08-01-2013,15:26 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB