Warga Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya khususnya yang memiliki lahan pertanian atau perkebunan di seberang Sungai Air Pino, selama ini selalu menggunakan rakit setiap pergi-pulang dari lokasi itu. Sebab saat ini belum ada jembatan penyeberangan di daerah tersebut. Menurut tokoh masyarakat Desa Pagar Gading, Miskan, setiap menggunakan jasa rakit itu, khususnya mengangkut hasil pertanian, mereka harus membayar uang sewa Rp 100/kg. Dengan kondisi itu, maka pengeluaran warga bertambah. Selain membayar sewa rakit, warga juga harus membayar sewa ojek menuju desa. Sebab itu, Miskan mengharapkan Pemkab BS dapat mengalokasikan anggaran untuk membangun jembatan gantung yang melintasi Sungai Air Pino tersebut. \"Jika sudah ada jembatan, maka akan memudahkan warga khususnya petani di desa kami untuk mengangkut hasil pertanian atau perkebunan,\" katanya.(369)
Angkut Hasil Bumi Pakai Rakit
Selasa 08-01-2013,12:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Terkini
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB
Dugaan Investasi Bodong Yeyen, BM PT PTP Nyaris Jadi Korban, Pegawai Rugi Rp 765 Juta
Jumat 12-06-2026,17:38 WIB