Warga Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya khususnya yang memiliki lahan pertanian atau perkebunan di seberang Sungai Air Pino, selama ini selalu menggunakan rakit setiap pergi-pulang dari lokasi itu. Sebab saat ini belum ada jembatan penyeberangan di daerah tersebut. Menurut tokoh masyarakat Desa Pagar Gading, Miskan, setiap menggunakan jasa rakit itu, khususnya mengangkut hasil pertanian, mereka harus membayar uang sewa Rp 100/kg. Dengan kondisi itu, maka pengeluaran warga bertambah. Selain membayar sewa rakit, warga juga harus membayar sewa ojek menuju desa. Sebab itu, Miskan mengharapkan Pemkab BS dapat mengalokasikan anggaran untuk membangun jembatan gantung yang melintasi Sungai Air Pino tersebut. \"Jika sudah ada jembatan, maka akan memudahkan warga khususnya petani di desa kami untuk mengangkut hasil pertanian atau perkebunan,\" katanya.(369)
Angkut Hasil Bumi Pakai Rakit
Selasa 08-01-2013,12:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 27-08-2026,12:01 WIB
Syarifudin Dilantik Jadi Sekda Definif Kabupaten Lebong
Kamis 27-08-2026,09:41 WIB
Gerakan Cegah Penularan Tuberkulosis dan Penanggulangan TBC melalui Edukasi pada Ibu Hamil dan Ibu Balita
Kamis 27-08-2026,16:52 WIB
28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan
Kamis 27-08-2026,12:22 WIB
Sering Berkeringat Berlebihan? Ini Fakta Hyperhidrosis yang Perlu Diketahui
Kamis 27-08-2026,13:49 WIB
Didukung 53 Personel, Damkar Mukomuko Masih Terkendala Armada dan Pos
Terkini
Kamis 27-08-2026,16:53 WIB
Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Menuju Zero Stunting
Kamis 27-08-2026,16:52 WIB
28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan
Kamis 27-08-2026,16:41 WIB
Alur Pulau Baai 6,5 Meter LWS, Dua Kapal Bawa 7.500 Ton Pertalite Lancar Bersandar
Kamis 27-08-2026,16:27 WIB
Saksi Bongkar Fee 18–20 Persen Proyek dari PT CMC di Rejang Lebong
Kamis 27-08-2026,16:22 WIB