Warga Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya khususnya yang memiliki lahan pertanian atau perkebunan di seberang Sungai Air Pino, selama ini selalu menggunakan rakit setiap pergi-pulang dari lokasi itu. Sebab saat ini belum ada jembatan penyeberangan di daerah tersebut. Menurut tokoh masyarakat Desa Pagar Gading, Miskan, setiap menggunakan jasa rakit itu, khususnya mengangkut hasil pertanian, mereka harus membayar uang sewa Rp 100/kg. Dengan kondisi itu, maka pengeluaran warga bertambah. Selain membayar sewa rakit, warga juga harus membayar sewa ojek menuju desa. Sebab itu, Miskan mengharapkan Pemkab BS dapat mengalokasikan anggaran untuk membangun jembatan gantung yang melintasi Sungai Air Pino tersebut. \"Jika sudah ada jembatan, maka akan memudahkan warga khususnya petani di desa kami untuk mengangkut hasil pertanian atau perkebunan,\" katanya.(369)
Angkut Hasil Bumi Pakai Rakit
Selasa 08-01-2013,12:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-07-2026,11:04 WIB
Tak Perlu Bingung Cari Promo Honda, Tanya AMANDA untuk Semua Informasi Motor Honda
Rabu 08-07-2026,15:22 WIB
Pemprov Bengkulu Kumpulkan Bos Tambang Batu Bara, Truk Over Tonase Jadi Sorotan
Rabu 08-07-2026,12:27 WIB
Gebyar Semarak Merah Putih Siap Digelar, UMKM, Job Fair hingga Pasar Murah Meriahkan HUT RI di Bengkulu
Rabu 08-07-2026,15:46 WIB
DLHK Siapkan 700 Bibit, Hutan Santri Segera Hadir di Pesantren Makrifatul Ilmi
Rabu 08-07-2026,10:41 WIB
Bingung Hitung Cicilan Motor Honda? Simulasi Kredit di AMANDA Bikin Proses Lebih Mudah
Terkini
Rabu 08-07-2026,23:44 WIB
Tiga Bakal Calon Kembalikan Berkas, Perebutan Kursi Ketua PWI Bengkulu Mengerucut
Rabu 08-07-2026,23:38 WIB
Marsal Abadi Resmi Daftar Balon Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Sukatno Balon DK
Rabu 08-07-2026,15:50 WIB
Puluhan Anak Ikut Khitan Gratis, IKM Bengkulu Selatan Perkuat Tradisi Berbagi
Rabu 08-07-2026,15:46 WIB
DLHK Siapkan 700 Bibit, Hutan Santri Segera Hadir di Pesantren Makrifatul Ilmi
Rabu 08-07-2026,15:43 WIB