Warga Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya khususnya yang memiliki lahan pertanian atau perkebunan di seberang Sungai Air Pino, selama ini selalu menggunakan rakit setiap pergi-pulang dari lokasi itu. Sebab saat ini belum ada jembatan penyeberangan di daerah tersebut. Menurut tokoh masyarakat Desa Pagar Gading, Miskan, setiap menggunakan jasa rakit itu, khususnya mengangkut hasil pertanian, mereka harus membayar uang sewa Rp 100/kg. Dengan kondisi itu, maka pengeluaran warga bertambah. Selain membayar sewa rakit, warga juga harus membayar sewa ojek menuju desa. Sebab itu, Miskan mengharapkan Pemkab BS dapat mengalokasikan anggaran untuk membangun jembatan gantung yang melintasi Sungai Air Pino tersebut. \"Jika sudah ada jembatan, maka akan memudahkan warga khususnya petani di desa kami untuk mengangkut hasil pertanian atau perkebunan,\" katanya.(369)
Angkut Hasil Bumi Pakai Rakit
Selasa 08-01-2013,12:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-04-2026,17:05 WIB
Sidang Lanjutan Korupsi Batu Bara Kian Panas, Ahli Bongkar Celah Dakwaan Jaksa
Kamis 02-04-2026,15:24 WIB
Kadis Perpustakaan Bengkulu Selatan Baru Dilantik, Kadis Dukcapil Menunggu
Kamis 02-04-2026,14:34 WIB
Angin Segar, Gubernur Bengkulu Terbitkan SE Larang Bupati/Walikota Pecat PPPK, Ini Poin Pentingnya
Kamis 02-04-2026,15:17 WIB
Empat Rumah di Rejang Lebong Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp465 Juta
Kamis 02-04-2026,15:56 WIB
Pelindo Siapkan 215 Hektare Kawasan Industri di Pulau Baai, Bengkulu Dibidik Investor Asing
Terkini
Kamis 02-04-2026,17:08 WIB
Pemkot Bengkulu Terapkan WFH Hemat Energi, Pejabat Eselon Tetap Wajib Ngantor
Kamis 02-04-2026,17:05 WIB
Sidang Lanjutan Korupsi Batu Bara Kian Panas, Ahli Bongkar Celah Dakwaan Jaksa
Kamis 02-04-2026,15:56 WIB
Pelindo Siapkan 215 Hektare Kawasan Industri di Pulau Baai, Bengkulu Dibidik Investor Asing
Kamis 02-04-2026,15:51 WIB
Pemerintah Salurkan Ratusan Ton Beras dan Minyak Goreng ke 25.173 Warga Bengkulu Selatan
Kamis 02-04-2026,15:45 WIB