KEPAHIANG, BE-Petani padi di Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai pada musim hijan seperti saat ini mengalami kesulitan mengeringkan gabah. Akibatnya kualitas beras bisa menurun dan akan berimbas pula pada turunnya harga beras tersebut di pasaran. \"Sebelum digiling di penggilingan memang harus dikeringkan dulu, tapi kalau curah hujan yang tinggi seperti ini kami sangat kesulitan,\" ujar Arman (40). Dikatakannya, para petani biasanya mengeringkan gabah dengan cara tradisional, yakni mengeringkan gabah dengan bantuan sinar matahari. Karena tingginya curah hujan, maka petani kesulitan meningkatkan mutu gabah hasil panen. \"Kualitas gabah biasanya banyak dipengaruhi saat pengeringan, karena waktu digiling memang dibutuhkan gabah yang kering agar beras yang dihasilkan tidak pecah-pecah dan putih,\" jelasnya.(505)
Sulit Keringkan Gabah
Senin 08-06-2015,16:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,09:46 WIB
Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Modem 5G Disebut Jadi Pembeda
Senin 21-09-2026,09:54 WIB
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang, Jorge Martin Geser Marc Marquez dari Puncak
Senin 21-09-2026,09:41 WIB
Tips Memilih Cleansing Balm yang Tepat, Makeup Bersih Tanpa Ganggu Skin Barrier
Senin 21-09-2026,09:35 WIB
Disebut Kebal Santet, 5 Weton Ini Konon Memiliki ‘Benteng Gaib’ Sejak Lahir
Senin 21-09-2026,09:30 WIB
Hadapi Dampak El Nino, Kementerian PU Tangani Karhutla dan Kekeringan di 3 Provinsi
Terkini
Senin 21-09-2026,20:25 WIB
Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium, Resky YH Kunci Juara Nasional Indonesia Junior Talent Cup U-15
Senin 21-09-2026,18:29 WIB
Penataan Parkir di Pasar Panorama Bengkulu Berujung Kesepakatan, Titik 28 dan 29 Tak Lagi Tumpang Tindih
Senin 21-09-2026,18:28 WIB
Polda Bengkulu Tangkap Dua Bidan, Diduga Jalankan Bisnis Suntik Putih Ilegal Selama Tiga Tahun
Senin 21-09-2026,18:26 WIB
Dosen dan Mahasiswa FT UNIB Inovasi Sistem Informasi Bank Sampah di Kelurahan Lempuing
Senin 21-09-2026,16:08 WIB