Banner HONDA
BPBD

Gencarkan Vaksinasi Rabies, Cegah HPR

Gencarkan Vaksinasi Rabies, Cegah HPR

Pemprov Bengkulu telah mendistribusikan 2.000 dosis vaksin rabies ke kabupaten dan kota-Foto/ Rio -

BENGKULUEKSPRESS.COM -  Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran rabies dengan mendistribusikannya vaksin ke seluruh wilayah. Sebanyak dua ribu dosis vaksin rabies telah disalurkan ke 

kabupaten dan juga kota sebagai bagian dari alokasi pemerintah pusat yang mencapai total delapan ribu dosis.

Pendistribusian vaksin dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhannya masing-masing di daerah. Langkah ini 

juga diharapkan mampu menekan risiko penyebaran rabies, terutama pada hewan penular seperti anjing, kucing dan juga kera.

BACA JUGA:Tiga Besar JPT Sudah Ditetapkan, Pemkot Targetkan Pelantikan April Ini

BACA JUGA:Dorong Regenerasi Dakwah, Wali Kota Bengkulu Siapkan Ikatan Dai Muda Bengkulu

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Abdul Hadi menyampaikan bahwa jumlah 

vaksin yang diterima saat ini masih belum mencukupi. Keterbatasan tersebut menjadi tantangan di dalam menjangkau seluruh populasi hewan di wilayah Bengkulu.

Oleh karena itu, pemerintah provinsi akan kembali akan mengusulkan penambahan alokasi vaksin kepada pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan tak lain agar program vaksinasi dapat berjalan lebih optimal dan dapat menjangkau lebih banyak hewan peliharaan.

"Masyarakat juga tidaklah perlu khawatir terkait biaya vaksinasi ini karena seluruh vaksin diberikan secara gratis. 

Pemerintah pun erharap partisipasi aktif masyarakat untuk memvaksin hewan peliharaan demi mencegah penularan rabies," terangnya, Minggu, 12 April 2026.

Selain mengandalkan alokasi dari pusat, pemerintah daerah juga menganggarkan dana dari APBD tahun 2026. 

Anggaran sebesar Rp 100 juta pun disiapkan untuk pengadaan sekitar lima ribu dosis vaksin rabies tambahan.

"Dengan berbagai langkah tersebut, kita menargetkan pengendalian rabies dapat berjalan lebih maksimal lagi. Upaya 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: