CURUP, BE - Dinas Pendidikan Rejang Lebong berencana akan melaksanakan ujian susulan untuk siswa SMP yang tidak hadir pada pelaksanaan UN, di satu tempat. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Rejang Lebong, Zakaria Effendi MPd, melalui Kabid Pendidikan Dasar, Salamun SPd, pihaknya merencanakan ujian susulan dilakukan di Sub Rayon UN SMP Kabupaten Rejang Lebong di SMPN 1 Curup. \"Berdasarkan berbagai pertimbangan, kita berencana melaksanakan ujian susulan di Sub Rayon ini,\" ungkap Salamun sesaat setelah selesainya pelaksanaan UN di Kabupaten Rejang Lebong, kemarin. Menurut Salamun, berbagai pertimbangan dilaksanakannya UN susulan di SMPN 1 Curup, karena terkait dengan pengawasan hingga pendanaan. Hal tersebut mengingat 12 siswa yang berhalangan hadir tersebut tersebar di beberapa sekolah yang berada di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Mulai dari kawasan Kota Curup, Bermani hingga kawasan Lembak. \"Dengan dilaksanakannya di sini, semuanya akan terfokus kita juga lebih mudah dalam pemantauan dan pendistribusian soalnya,\" tambah Salamun. Karena menurut Salamun, bila ujian susulan dilaksanakan di sekolah masing-masing, maka tentunya pihaknya akan memerlukan banyak tenaga khususnya untuk pengawasan hingga pengawalan pendistribusian soal. Hal tersebut berbeda bila dilaksanakan di satu tempat, terlebih lagi di SMPN 1 Curup tidak ada siswa yang mengulang sehingga pengawasnya bisa diambilkan dari SMPN 1 Curup itu sendiri. \"Dengan pengawas dari sekolah ini, maka akan sama dengan sistem pengawasan silang,\" jelas Salamun. Terkait dengan teknis keberangkatan siswa yang mengulang sendiri, menurut Salamun sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab kepala sekolah masing-masing. Dimana menurutnya kepala sekolah yang akan membawa siswanya yang akan mengulang ke SMPN 1 Curup. Pihaknya juga tidak memberikan perlakuan istemewa salah satunya terkait dengan waktu. Dimana waktu pelaksanaan UN susulan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. \"Nanti teknis siswanya datang ke sini diserahkan langsung kepada kepala sekolah, sebelum pelaksanaan ujian dimulai siswa yang bersangkutan harus hadir,\" jelas Salamun. Untuk diketahui pada pelaksanaan UN tingkat SMP sederajat di Kabupaten Rejang Lebong yang dimulai Senin (4/5) hingga Kamis (7/5) kemarin, setidaknya ada 12 siswa yang berhalangan hadir mengikuti UN lantaran sakit. Meskipun setiap harinya jumlah yang tidak mengikuti UN tersebut terus berkurang. Untuk hari pertama ada 12 siswa yang tidak ikut, kemudian 7 orang dihari kedua, 4 orang dihari ketiga dan dua orang dihari terakhir kemarin. (251)
UN Susulan Satu Tempat
Jumat 08-05-2015,17:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,11:36 WIB
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Mukomuko Hadapi Deadline, 11 Desa Terancam Gagal Jika Lahan Tak Siap
Selasa 31-03-2026,13:41 WIB
Pemprov Bengkulu Usulkan 6 Titik Kampung Nelayan Merah Putih
Selasa 31-03-2026,11:26 WIB
Aksi Massal Bersih Pantai Usai Lebaran, Kapolda Bengkulu Kerahkan Ribuan Personel di 38 Titik
Selasa 31-03-2026,11:31 WIB
Kasus Labkesda Masuk Tahap Tuntutan, Jaksa Beberkan Peran Terdakwa
Selasa 31-03-2026,11:23 WIB
Dedikasi Kader dan Dukungan AHM Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Desa
Terkini
Selasa 31-03-2026,16:55 WIB
DPRD Kota Bengkulu Soroti Belanja Pegawai Bengkulu Capai 61 Persen APBD
Selasa 31-03-2026,16:54 WIB
Kapolresta Bengkulu Dukung Dua Petarung MMA Muda Bertanding di Shanghai
Selasa 31-03-2026,16:52 WIB
Indikator Keberhasilan Penataan, Kawasan Wisata di Kota Bengkulu Dipadati Wisatawan
Selasa 31-03-2026,16:50 WIB
Pemkot dan Polda Bengkulu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Wisata
Selasa 31-03-2026,13:43 WIB