BENGKULU, BE - Anggota TNI yang ada di Bengkulu, dibawah komando Danrem 041 Garuda Emas (Gamas), Kol. Inf. Fajar Budiman, melakukan gerakan penanaman padi di areal persawahan di Kelurahan Semarang, Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu, kemarin. Ini menindaklanjuti MoU atau nota perjanjian kerjasama antara TNI dan Kementerian Pertanian RI untuk pencapaian swasembada pangan tahun 2018 mendatang. Gerakan penanaman padi yang juga dilakukan dalam rangka program ketahanan pangan di Kota Bengkulu itu, sekaligus mengajak masyarakat luas khususnya petani, untuk mempertahankan areal pertanian yang dulunya ditanami padi dan sayuran, namun belakangan banyak dialihfungsikan, baik untuk pabrik, perumahan maupun perkebunan, sehingga mengharuskan untuk mengimpor beras dari negara lain. Meski begitu, di Bengkulu menurut Fajar Budiman, hasil panen padi masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Dari hasil panen, Provinsi Bengkulu menduduki peringkat ke-13 secara nasional. \"Diharapkan dengan adanya peran serta dari TNI, ke depan hasil panen dapat ditingkatkan dan masuk dalam peringkat 5 besar,\" kata Danrem seraya menambahkan ke depan hasil panen padi di Bengkulu juga dapat membantu kebutuhan beras di daerah lainnya. Pantauan BE di lokasi, gerakan menanam program ketahanan pangan itu, selain melakukan penanaman padi secara manual, juga memperkenalkan teknologi penanaman dengan menggunakan alat Indo Teknologi Jajaran Legowo (Indo Jarwo), yang dipraktekkan Danrem bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang hadir, seperti Danlanal, Dandim, Kepala BTPT, Walikota yang diwakili Asisten III dan tamu undangan. Pendamping sekaligus penyuluh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bengkulu, Dr Ir Umi Pudji Astuti MP menuturkan, penggunaan alat tanam padi Indo Jarwo dinilai lebih efisien karena mampu melakukan penanaman padi dalam waktu 7 jam untuk satu hektar lahan. Tapi jika digunakan manual, maka dibutuhkan 40 orang tenaga manusia/hari. Akibatnya untuk mengerjakan satu hektar bisa menghabiskan waktu selama 10 hari, dan menyebabkan sistem tanam tidak serentak. \"Alat ini juga sebagai salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan tenaga kerja tanam,\" katanya. Diakuinya, untuk menggunakan alat ini petani harus belajar terlebih dahulu, karena ada stelan mesin agar jarak tanam dan jumlah bibit yang ditanam sama. \"Menggunakan alat ini seperti motor, kapan saatnya gas atau tidak, lokasi juga mempengaruhi gigi mesin sehingga jarak dan jumlah bibit kerap berubah,\" terangnya seraya menambahkan, walau baru, peralatan ini sudah dikenalkan di Distan kabupaten/kota. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Kehutanan (DP3K) Kota Bengkulu, Ir Matriyani Amran menuturkan pada tanam perdana tersebut, juga diserahkan 5 unit traktor tangan untuk 5 kelompok tani di Kota Bengkulu. Penyerahan traktor tangan itu dilakukan secara simbolis kepada Kelompok Tani Murni, dan 4 kelompok tani lainnya seperti Kelompok Tani Bukit Barisan, Bunga Tanjung, Gembung Jaya, dan Air Lagan. Bantuan traktor tangan itu, merupakan bantuan dari pusat melalui dana APBN, yang disalurkan ke DP3K Kota Bengkulu, dan diserahkan ke petani. Diharapkan dengan bantuan itu nantinya dapat dipergunakan secara bergantian bagi anggota kelompok tani lainnya yang membutuhkan, dengan begitu target swasembada pangan di Kota Bengkulu dapat terwujud. (247)
TNI Ikut Tanam Padi
Kamis 07-05-2015,12:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 20-05-2026,16:27 WIB
EST School Indramayu Gandeng Redea Institute Siap Hadirkan Sekolah Internasional Pertama
Rabu 20-05-2026,23:44 WIB
Astra Motor Bengkulu Perkuat Pembinaan SMK, Cetak Lulusan Siap Kerja di Industri Otomotif
Rabu 20-05-2026,17:19 WIB
LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kabupaten Kaur Terbitkan 10 Rekomendasi Strategis
Rabu 20-05-2026,17:16 WIB
Matangkan Persiapan HUT ke-23 dan Festival Gurita, Pemkab Kaur Boyong Jebolan MasterChef Indonesia
Rabu 20-05-2026,16:47 WIB
Gandeng Bulog, Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara Jual Sembako di Bawah Harga Pasar
Terkini
Kamis 21-05-2026,13:43 WIB
Sasar Pajak Tambang MBLB, Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan Produksi dan Godok SK Harga Patokan Baru
Kamis 21-05-2026,13:35 WIB
Gebrakan RSMY Bengkulu, Gandeng RSCM Jakarta Lakukan Pembenahan Total Tata Kelola dan Pelayanan
Kamis 21-05-2026,13:32 WIB
Bebas PMK dan Jembrana, Dispangtan Kota Bengkulu Garansi Hewan Kurban 1447 H Aman Dikonsumsi
Kamis 21-05-2026,13:22 WIB
Sudah Inkrah, Kejari Kaur Musnahkan 10,91 Gram Sabu dan Barang Bukti dari 11 Perkara
Kamis 21-05-2026,13:19 WIB