KEPAHIANG, BE - Tim arkeolog dari Provinsi Jambi bersama Dishubkominfo dan Budpar Kepahiang turun tangan. Mereka mulai melakukan penelitian temuan benda yang diduga berasal dari zaman purbakala di lokasi tambang galian C milik warga Kelurahan Dusun Kepahiang, Arbi SIP MM Selasa (21/4) hari ini. Hal ini disampaikan Kadis Hubkominfobudpar Kepahiang, Zakaria Anwar SSos MSi melalui Kabid Kebudayaan Netti Elyani SE MM Senin (20/4) kemarin. \"Tim arkeolog nantinya akan langsung meninjau lokasi temuan benda purbakala tersebut. Tim arkeolog yang kita datangkan sebanyak 4 orang, sedangkan dari kita kemungkinan besar seluruh bidang kebudayaan,\" ungkap Netti kemarin. Dikatakannya, pihak museum Bengkulu juga telah menemui pihaknya. Kedatangan pihak museum tersebut untuk berkoordinasi terkait penelitian. \"Besok (hari ini) kemungkinan besar pihak dari museum Bengkulu juga menurunkan tim. Tapi untuk pastinya kita lihat saja, yang jelas kita sudah saling berkoordinasi. Sebenarnya penelitian baru dimulai itu Rabu (22/4), untuk besok baru sebatas tinjau lokasi terlebih dahulu,\" ujar Netti. Sementara itu, Pemilik Tambang, Arbi mengatakan, dirinya sudah dikonfirmasi pihak Dishubkominfo dan Budpar Kepahiang bahwa besok mulai dilakukan penelitian, pasca penemuan benda yang diduga berasal dari zaman purbakala. \"Sejauh ini benda berupa mata kapak dan tombak yang terbuat dari batu, jumlahnya terus bertambah. Termasuk guci ukuran besar sebagai wadah temuan benda itu,\" kata Arbi. Di sisi lain, sambung Arbi, dirinya berharap penelitian dapat dilakukan secara serius, karena bisa jadi dengan temuan itu bisa menciptakan sejarah baru. \"Tapi yang jelas kita tunggu saja besok, kalau memang benar dimulainya penelitian maka keseriusan pemerintah untuk menindaklanjuti temuan itu benar-benar terlihat. Begitu juga sebaliknya,\" katanya. (505)
Tim Arkeolog Jambi Turun Tangan
Selasa 21-04-2015,17:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,15:26 WIB
Sidang PT RSM, Saksi Ahli Nilai Pertanggungjawaban Melekat pada Perusahaan
Rabu 29-07-2026,14:40 WIB
Tax Ratio Bengkulu Turun, DJP Bidik Perusahaan Sawit yang Terdaftar di Luar Daerah
Rabu 29-07-2026,12:20 WIB
Astra Motor Bengkulu Dukung Penanaman 1.000 Mangrove Peringati Hari Mangrove Sedunia
Terkini
Rabu 29-07-2026,15:28 WIB
Pemkot Bengkulu Optimalkan Dana BOSP Rp60 Miliar Demi Pendidikan Berkualitas
Rabu 29-07-2026,15:26 WIB
Sidang PT RSM, Saksi Ahli Nilai Pertanggungjawaban Melekat pada Perusahaan
Rabu 29-07-2026,15:24 WIB
Tepis Isu Kelangkaan, Kemenag Mukomuko Garansi Pelayanan Buku Nikah di Seluruh KUA Lancar
Rabu 29-07-2026,15:23 WIB
Tutup Celah Penyelewengan Dana BOS Madrasah, Kemenag Mukomuko Gandeng Jaksa
Rabu 29-07-2026,15:21 WIB