BINTUHANBE- Petani padi di bebebarapa wilayah Kabupaten Kaur, hingga saat ini masih melakukan panen. Namun kondisi hujan yang melanda sawah beberapa minggu terakhir membuat hasil panen berkurang, karena padi dipanen terkadang sudah tumbuh. “Hasil panen padi tahun ini berkurang dari tahu sebelumnya, karena banyak padi ini tidak tumbuh dengan baik,” kata Muna (46), petani di Desa Selasih Kecamatan Kaur Selatan Kemarin. Dia mengatakan, pada musim hujan seperti saat ini sangat mempengaruhi hasil panen padi dan sangat berbeda hasilnya dengan panen dimusim panas. Hujan membuat bijian padi akan subur dan cepat tumbuh menjadi bibit, sedangkan kalau panen dimusim panas, pertumbuhan bibit padi juga berkurang. \"Apalagi kalau kami kumpul padi sampai satu minggu baru diolah, kadang seper empat dari padi kami kumpul sudah tumbuh atau menjadi bibit padi. Kalau musim panas bagus panennya karena jarang padi yang bertumbuh,” terangnya. Dikatakanya, mengenai pengaruh harganya di pasaran, Muna mengaku bahwa naik turunnya harga beras memang tergantung panen dari petani. Sebab saat ini harga beras dipasaran dan toko masih mahal. “Sekarang ini harga beras di pasaran perkulangnya Rp 30 sampai 32 ribu, itu untuk beras kualitas sedang,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan Harizon (41), salah satu petani di Kecamatan Maje. Ia mengaku mengkhawatirkan musim hujan berkepanjangan yang akan mengakibatkan banjir. Kekhawatiran itu muncul jika penampungan air atau bendungan yang disalurkan ke sawah-sawah petani meluap banjir dan menggenangi persawahan. “Apa lagi kalau seperti sekarang ini baru penanaman baru, otomatis tanaman padi masih kecil- kecil. Kami petani khawatirkan banjir yang akan membuat sawah kami tergenang air,” keluhknya. Dikatakanya, hasil panen tahun ini mengalami penurunan 20 persen. Dari normalnya hasil panen menghasilkan 25 ton per hektar, sekarang hanya bisa memperoleh sekitar 20 ton per hektar. Belum lagi mahalya harga pupuk karna langka, menjadikan keluhan yang dialami para petani. \"Kami cuman berharap supaya tahun ini curah hujan sedikit sehingga, sehingga hasil panen kedepan kembali normal seperti tahun sebelumnya,” harapnya.(618)
Hasil Panen Menurun
Senin 13-04-2015,19:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,14:55 WIB
Bukan Sekadar Pencernaan, Kesehatan Usus Juga Memengaruhi Metabolisme Tubuh!
Jumat 16-10-2026,13:20 WIB
Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap dan Rantis Baracuda Sisir Desa Kampung Jeruk Binduriang
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 16 Bandara di Papua Terdampak
Jumat 16-10-2026,13:44 WIB
Razia Kafe dan Tes Urine, 4 Orang Positif Narkoba, Barang Bukti Ditemukan di Kamar Hotel
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:01 WIB
Eks Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota, Pemkot Bengkulu Targetkan Pekerjaan Utama Rampung Akhir 2026
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:40 WIB
Mess Pemda Berpotensi Jadi Ikon Baru Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu
Jumat 16-10-2026,16:35 WIB
Kabut Asap Karhutla Tak Kunjung Hilang, Warga Samarinda Khawatirkan Nasib Orangutan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB