KEPAHIANG, BE - Para kepala desa (Kades) di Kabupaten Kepahiang membeli bibit Sengon seharga Rp 3.300 pe rbatang melalui Alokasi Dana Desa (ADD) pada tahun lalu. Padahal, Dishutbun Kepahiang memastikan, harga bibit Sengon hanya Rp 1.500. Adanya selisih harga tersebut setelah dilakukan audit SPj ADD oleh Inspektorat. \"Dari hasil audit Inspektorat memang ada selisih harga bibit Sengon yang dibeli oleh para Kades melalui dana ADD. Para Kades membeli seharga Rp 3.300 sementara harga bibit Sengon dipasaran Rp 1.500,\" ujar Wakil Ketua I DPRD Kepahiang Andrian Defandra SE saat melakukan hearing dengan para Kades (11/4) lalu. Menurutnya, adanya selisih pembelian bibit Sengon ini diharapkan bisa ditindaklanjuti Pemkab Kepahiang dengan mengeluarkan Perbup harga penjualan bibit Sengon di Kepahiang. \"Dengan adanya selisih pembelian bibit Sengon ini, kami minta agar para pihak terkait mengkaji ulang hasil audit ini sesuai dengan Perbup yang sudah ditetapkan. Kami juga meminya agar pihak Desa menjelaskan siapa pihak ketiga pengadaan bibit beserta dengan bukti pembelian dan perjanjian pembelian atau order,\" jelas Aan. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kepahaing Ir H Ris Irianto MSi menyampaikan jika harga bibit Sengon awal tahun 2014 lalu memang seharga Rp 1.500 perbatangnya. \"Kami tekankan bukan Dishutbun yang mengeluarkan harga senilai Rp 3.300 ini. Harga pasar bibit Sengon pada awal tahun 2014 seharga Rp. 1.500 perbatang,\" ujar Ris. Disamping itu, Inspektur Daerah (Ipda) Kepahiang, Khaidir SSos MM mengatakan dengan adanya selisih pembelian bibit Sengon ini, pihaknya hanya menindaklanjuti surat dari BPMPPKB Kepahiang mengenai pelaksanaan audit SPj ADD pada tahun 2014. \"Setelah menindaklanjuti surat dari BPMPPKB kami mengirim surat kembali mengenai harga sengon pada SPj ADD 2014, kami meminta pihak BPMPPKB membalas notisi tersebut secara tertulis kepada kami,\" ungkap Khaidir. Sebelumnya, Kades Tebat Monok Kepahiang Fadillah mengharapkan ada kejelasan soal harga penjualan bibit Sengon di Kepahiang saat ini. \"Kami meminta, agar Dinas Kehutanan memberikan kejelasan mengenai harga standar bibit sengon ini, yang sangat membingungkan kami, sedangkan yang kami ketahui harga bibit sengon seharga Rp. 1.500, mengapa pada ADD yang diperuntukkan untuk rakyat bibit sengon seharga Rp. 3.300, berapa sebenarnya harga Nasional bibit sengon ini,\" tegasnya. Dikatakannya, bibit yang mereka beli tidak diketahui spek seperti apa unggul atau sejenisnya. \"Kami membeli dari CV Berkat Alam Abadi Rp. 3.300 perbatang, semua administrasi lengkap, namun tidak diketahui speknya seperti apa unggul atau apa, dan tidak disebutkan biaya ingkos kirim ke Desa kami,\" beber Fadillah. (505)
Bibit Sengon Ditebus Rp 3.300
Senin 13-04-2015,16:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,10:55 WIB
Sering Terpapar Matahari Bikin Kulit Belang? Begini Cara Mengatasinya
Jumat 28-08-2026,11:01 WIB
Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat agar Kulit Tampak Lebih Bersih
Jumat 28-08-2026,09:39 WIB
Ada yang Paling Setia hingga Paling Misterius, Ini Fakta 12 Zodiak
Jumat 28-08-2026,10:16 WIB
Gaya Naykilla dan Tenxi Jadi Sorotan di Iklan Shopee 9.9 Super Shopping Day
Jumat 28-08-2026,10:28 WIB
Mengenal Bubur Sekoi, Kuliner Khas Bengkulu yang Mulai Jarang Dikenal
Terkini
Jumat 28-08-2026,16:04 WIB
Ribuan Jamaah Gema Salawat untuk Negeri di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu
Jumat 28-08-2026,15:15 WIB
Pernah 7 Tahun di Curup, Ketua PT Bengkulu Djaniko Girsang: “Seperti Pulang Kampung”
Jumat 28-08-2026,15:05 WIB
Jamsostek Award 2026: Helmi Hasan Dorong Perlindungan Pekerja Bengkulu Makin Luas
Jumat 28-08-2026,15:03 WIB
Pemutihan Pajak Kendaraan di Bengkulu Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 30 September
Jumat 28-08-2026,15:00 WIB