KEPAHIANG, BE - Para guru penerima tunjangan sertifikasi di Kabupaten Kepahiang harus ekstra hati-hati dalam memenuhi jam mengajar. Pasalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan aplikasi pengawasan di sekolah-sekolah. \"Guru penerima sertifikasi saat ini tengah kita lakukan pendataan melalui program aplikasi sekolah (PAS) untuk tingkat SLTA. Sementara untuk tingkat SD dan SMP melalui Dapodik. Tujuanya agar guru sertifikasi ini jam belajarnya memenuhi 24 jam selama seminggu,\" ujar Ketua Sertifikasi Guru Kepahiang Riswo SPd, kemarin. Dikatakannya, melalui aplikasi ini nantinya guru yang tidak memenuhi jam mengejar selama 24 jam seminggu maka SK Dirjen mengenai pembayaran tunjangan sertifikasinya tidak bakal turun. Bahkan tindakan tegas lainnya juga akan diambil sampai dengan status sertifikasi guru tersebut dihapuskan. \"Dengan masih adanya guru sertifikasi yang jam mengajarnya kurang maka dengan adanya pengawasan melalui aplikasi ini, sudah bisa dipastikan tunjangnya tidak akan dibayarkan. Dan ini bukan kewenangan dinas melainkan pusat, karena datanya nanti akan langsung kepusat,\" jelasnya. Menurutnya, pihaknya saat ini hanya bisa menghimbau kepada masing-masing guru dan pihak sekolah untuk dapat membagi jam mengejar pada guru sertifikasi disekolahnya. Kalaupun ada guru yang tidak memenuhi jam mengejar maka silahkan langsung lapor kepada pihak sehingga guru tersebut nantinya bisa diusulkan mutasi. \"Salah satu caranya ya pihak sekolah bersama guru sertifikasi harus pas jam mengajarnya, kalaupun tidak terpenuhi pihak sekolah bisa mengusulkan mutasi kepada kita. Nanti guru sertifikasi tersebut akan dipindahkan kesekolah yang jam mengajarnya masih longgar,\" jelasnya. (505)
Guru Penerima Sertifikasi Diawasi
Senin 30-03-2015,16:23 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-07-2026,15:13 WIB
Program JKN Kian Kuat, BPJS Kesehatan Catat Aset Bersih Rp30,04 Triliun
Kamis 02-07-2026,14:45 WIB
Silaturahmi dengan RBMG, Kapolda Bengkulu Ajak Media Perkuat Citra Positif Daerah
Kamis 02-07-2026,14:59 WIB
Indonesia City Expo 2026 di Medan, Ketua TP PKK Dian Borong Produk UMKM dan Promosikan Potensi Bengkulu
Kamis 02-07-2026,14:44 WIB
Puluhan Gram Ganja Dimusnahkan, Polda Bengkulu Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Peredaran Narkoba
Terkini
Kamis 02-07-2026,15:13 WIB
Program JKN Kian Kuat, BPJS Kesehatan Catat Aset Bersih Rp30,04 Triliun
Kamis 02-07-2026,15:11 WIB
Dari Medan, Dedy Wahyudi Bawa Harapan Baru untuk Kebangkitan PAD Bengkulu
Kamis 02-07-2026,14:59 WIB