Banner HONDA

Tragedi Dini Hari di Desa Senali, Kebakaran Rumah Milik Meka Hartati Tewaskan Pasutri Muda

Tragedi Dini Hari di Desa Senali, Kebakaran Rumah Milik Meka Hartati Tewaskan Pasutri Muda

Dua Penghuni Rumah Tewas dalam Kebakaran di Desa Senali-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Musibah kebakaran yang melanda sebuah rumah di Dusun III Desa Senali, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Selasa dini hari 28 Juli 2026 sekitar pukul 02.30 WIB, merenggut dua korban jiwa. Dua penghuni rumah, Nadia (20l dan suaminya, Dola (23), ditemukan meninggal dunia setelah kobaran api berhasil dipadamkan.

Rumah yang hangus terbakar diketahui merupakan milik Meka Hartati (46). Saat kejadian, rumah tersebut ditempati oleh Meka bersama anaknya, Nadia, dan menantunya, Dola. Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat membuat kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab munculnya api.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara dibantu personel TNI, Polri, serta warga sekitar berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Kepala Desa Senali, Meriyenti, mengatakan peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat desa. Ia menyebut pemerintah desa langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi kebakaran dan berkoordinasi dengan berbagai pihak.

BACA JUGA:Perkuat Peran Tokoh Agama, Pemkot Bengkulu Ajak Bersatu Wujudkan Kota Bersih dari Narkoba dan Geng Motor

BACA JUGA:Helmi Hasan Minta OPD Utamakan Pelayanan Publik, Bukan Sekadar Kejar Nilai Ombudsman

"Kejadian ini tentu sangat mengejutkan dan menyisakan duka yang mendalam bagi kami semua. Atas nama Pemerintah Desa Senali, kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban," ujar Meriyenti.

Ia menambahkan, pemerintah desa akan segera mengusulkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui instansi terkait agar keluarga korban mendapatkan penanganan dan bantuan pascabencana.

"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui dinas terkait dapat memberikan bantuan kepada keluarga korban. Kami juga akan terus mendampingi keluarga yang sedang berduka agar kebutuhan mendesak mereka dapat terpenuhi," katanya.

Meriyenti juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari.

"Kami mengajak seluruh warga agar selalu memastikan instalasi listrik maupun sumber api dalam kondisi aman sebelum beristirahat. Mudah-mudahan musibah seperti ini tidak kembali terjadi di Desa Senali," tambahnya.

Sementara itu, seorang tetangga korban, Ugi, mengaku terbangun ketika kobaran api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah. Menurutnya, warga sempat berupaya memberikan pertolongan, namun api yang begitu cepat membesar membuat upaya penyelamatan sulit dilakukan.

"Saya terbangun karena melihat api sudah sangat besar membakar rumah. Saat itu warga langsung berdatangan untuk membantu dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba," tutur Ugi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: