28 Kasus Kebakaran Terjadi di Bengkulu Utara, Kelalaian Warga Jadi Penyebab Dominan
Sasman SP-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Angka kebakaran di Kabupaten Bengkulu Utara sepanjang awal tahun 2026 menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Hingga 4 Mei 2026, tercatat sebanyak 28 peristiwa kebakaran terjadi di berbagai wilayah, dengan tiga kejadian di antaranya tidak dapat ditangani petugas pemadam kebakaran akibat terkendala jarak dan sulitnya akses menuju lokasi.
Tingginya angka kebakaran ini menjadi sorotan serius pemerintah daerah, terutama karena sebagian besar insiden masih didominasi faktor kelalaian masyarakat, seperti korsleting listrik dan penggunaan kompor gas yang tidak diawasi dengan baik.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara, Sasman SP, mengungkapkan bahwa jumlah kejadian kebakaran hingga awal Mei ini tergolong cukup tinggi dan perlu menjadi perhatian bersama.
“Hingga 4 Mei 2026, jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Bengkulu Utara mencapai 28 peristiwa. Dari jumlah tersebut, tiga kejadian tidak dapat ditangani petugas karena lokasi yang terlalu jauh serta akses jalan yang sulit dijangkau armada pemadam,” ujar Sasman, Senin 4 Mei 2026.
Menurutnya, kendala geografis dan infrastruktur masih menjadi tantangan besar dalam penanganan kebakaran di sejumlah wilayah terpencil. Meski demikian, pihaknya terus berupaya maksimal memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Pematang Gubernur
“Sebagian besar penyebab kebakaran masih didominasi faktor kelalaian, terutama akibat korsleting listrik dan penggunaan kompor gas yang kurang hati-hati. Ini harus menjadi perhatian serius seluruh masyarakat,” tegasnya.
Sasman menambahkan, kondisi tersebut harus menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih disiplin dan meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan berbagai peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, menggunakan peralatan sesuai standar keselamatan, serta tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat sebelum api meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Satpol PP dan Damkar berharap meningkatnya kasus kebakaran di awal tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan, sehingga angka kebakaran dapat ditekan dan keselamatan warga lebih terjamin.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran supaya petugas dapat bergerak cepat sebelum api meluas. Meningkatnya kasus kebakaran di awal tahun ini harus menjadi momentum bersama untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya pencegahan, sehingga angka kebakaran dapat ditekan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin,” pungkasnya.(127)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
