BENGKULU, BE – Guna menindaklanjuti hasil kunjungan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan ke Bengkulu Jumat lalu, Minggu depan tim survei dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Kementerian Perhubungan RI akan turun ke Bengkulu untuk melakukan pengukuran lahan perpanjangan landasan pacu Bandara Fatmawati dan melihat Terminal Betungan. Survei ini bertujuan agar pembangunan perpanjangan landasan pacu dan terminal Betungan tersebut sesuai dengan perencanaan yang telah diusulkan oleh Pemda Provinsi Bengkulu. “Pak Menteri sudah memerintahkan kepada pihak Bandara untuk melakukan pengukuran ulang berapa sebenarnya lahan yang akan dibebaskan dari perencanaan 2.800 meter untuk perpanjangan lintasan bandara. Untuk itu, kementerian akan mengirimkan tim surveinya ke Bengkulu yang dijadwalkan tiba minggu depan. Kedatangan tim survei ini juga akan mengecek Rancangan Teknik Terinci perpanjangan bandara, karena saat ini APBN Perubahan sedang dibahas di Ditjen Perhubungan,” kata Asisten II Setdaprov, Ir Edi Waluyo SH MM saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Ia mengungkapkan, sejauh ini panjang lahan landasan pacu itu mencapai 2.250 meter dan akan ditambah menjadi menjadi 2.800 meter. “Kita sudah mengalokasikan anggaran selama 2 tahun berturut-turut, namun karena pihak kementerian belum mengesahkan perencanaan yang kita usulkan, maka pada tahun 2013 dan 2014 pembebasan lahannya belum terlaksana. Namun pada tahun inikembali kita anggarkan sebesar Rp 4,5 miliar untuk pembebasan lahan,\" ungkapnya. Edi pun berharap proses pembebasan lahan itu berjalan dengan lancar sehingga tahun 2016 mendatang akan langsung dibangun. Untuk pembebasan lahan yang akan dilakukan nantinya, sambung Edi, pihaknya tetap akan mengacu pada undang-undang tentang pembebasan lahan. Dalam penghitungannya pun Pemprov akan mengkaji secara terperinci mengenai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan harga pasar atas lahan yang berlaku saat ini. “Nanti tetap ada kesepakatan dengan masyarakat. Kalau untuk kepentingan umum, apapun harus kami lakukan. Walaupun ada satu orang saja nantinya yang tidak sepakat, maka akan diselesaikan di pengadilan. Kemudian untuk pembebasan, kita akan mengkaji terlebih dahulu berapa NJOP yang berlaku saat ini,” tukasnya. (400)
Tim Survei Kemenhub Turun ke Bengkulu
Kamis 19-03-2015,11:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,10:20 WIB
Dr Tirta Ungkap Cara Naikkan Berat Badan Sehat, Ternyata Bukan Sekadar Banyak Makan
Kamis 08-10-2026,10:04 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Plasma Darah Ternyata Jadi Bahan Baku Obat Hemofilia
Kamis 08-10-2026,09:58 WIB
Kasus Pencabulan Anak 5 Tahun Berujung Vonis Bebas, Ibu Korban Pertanyakan Keadilan
Kamis 08-10-2026,09:49 WIB
IHSG Terjun ke 6.146, Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu
Kamis 08-10-2026,10:34 WIB
S1 Jurnalistik FISIP UNIB Gelar Seminar Nasional, Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Terkini
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB
Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja
Kamis 08-10-2026,15:03 WIB
Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko
Kamis 08-10-2026,13:50 WIB
Baru 38 Persen Jukir Perpanjang SPT, Bapenda Kota Bengkulu Beri Tenggat hingga 10 Oktober
Kamis 08-10-2026,13:15 WIB