CURUP, BE - Setelah sempat menghilang beberapa waktu, pelaku pencurian ternak kembali menghantui masyarakat Rejang Lebong. Pencurian ternak kali ini dialami Karmin (60), warga Desa Kampung Delima Kecamatan Curup Timur. Aksi pencurian yang dialami Karmin terjadi Selasa (10/3) siang saat sedang ditambatkan di kebun di kawasan Seguring. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian hingga Rp 15 juta lantaran dua sapi korban yang diambil para pelaku. Korban baru mengetahui sapinya telah dicuri setelah warga memberitahu bila warga menemukan tumpukan isi perut sapi tak jauh dari tempat korban menambatkan sapi. Menurut Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto SH SIK melalui Kompol Rusdi, dengan adanya aksi pencurian ini, terhitung dalam satu bulan terakhir sudah 3 kali terjadi pencurian ternak. Modus yang digunakan pelaku juga sama yaitu langsung menyembelih hewan tersebut tak jauh dari lokasi mereka mengambil. \"Dalam menjalankan aksinya pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini, hanya mengambil bagian-bagian tertentu dari sapi. Bagian yang diambil hanya yang memiliki daging saja, sedangkan isi perutnya mereka tinggalkan begitu saja,” jelas Rusdi. Terkait dengan pencurian yang dialami Karmin ini, Rusdi menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari kebiasan korban yang membawa sapinya ke kawasan Seguring Kecamatan Curup Utara untuk digembalakan. Sapi itu ditambatkan kemudian mencari makan sendiri. Setelah itu korban pergi mencari rumput untuk dibawa pulang. Hanya berselang tiga jam dari ditambatkannya, korban mendengar informasi dari warga bila warga menemukan tumpukan isi perut sapi tak jauh dari tempat korban menambatkan sapi. Penasaran akan hal tersebut, kemudian korban mengecek sapi miliknya. Saat tiba di lokasi, korban dikagetkan lantaran dua sapi betina miliknya sudah tidak ada lagi di tempat. Mendapati sapinya tidak ada lagi, kemudian korban mendatangi tempat penemuan isi perut sapi. Setelah dicek korban memastikan bila isi peut sapai tersebut adalah isi perut sapi miliknya yang hilang, hal tersebut dikali dari tali penambat yang mirip dengan tali penambat sapinya yang hilang. Atas kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke Mapolres Rejang Lebong. \"Untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait pelaku pencurian ini. Diduga pelaku pencurian adalah pelaku yang sama dengan pencurian ternak yang terjadi sebelumnya di kawasan Trokon dan Kecamatan Bermani Ulu beberapa waktu lalu,\" jelas Rusdi.(251)
Curup Waspada Curnak
Rabu 11-03-2015,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB
PKL Masih Berjualan di Badan Jalan, Pemkot Bengkulu Perketat Penertiban di Pasar Panorama
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Terkini
Jumat 24-04-2026,17:33 WIB
HUT ke-52, PPNI Provinsi Bengkulu Gelar Aksi Sosial dan Sunatan Massal
Jumat 24-04-2026,16:53 WIB
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Jumat 24-04-2026,16:29 WIB
Satpol PP Mukomuko Perketat Pengawasan Ternak Liar, Pemilik Terancam Denda Rp3 juta Jika Melanggar
Jumat 24-04-2026,16:24 WIB
Usulkan Dana Ratusan Miliar, Pemkab Mukomuko Prioritaskan 6 Ruas Jalan Strategis Lewat Skema Inpres 2026
Jumat 24-04-2026,16:15 WIB