BENTENG, BE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Tengah, menegaskan agar Pemerintah Daerah (Pemda) Benteng mengambil tindakkan tegas, terhadap perusahaan-perusahaan tambang bermasalah. Caranya dengan membekukan izin oprasional perusahaan tersebut. \"Kita sudah melihat kondisinya sekarang. Perusahaan tambang bermasalah harus segera ditertibkan, agar tidak merugikan rakyat,\" tegas wakil ketua II H Rahmat Ali. Disebutkan Rahmat Ali, dalam sidak yang dilakukan rombongan DPRD lalu. Kondisi lingkungan pertambangan tidak seperti yang dilaporan secara tertulis selama ini. \"Untuk perusahaan yang melanggar aturan itu dicabut saja izinya,\" tandasnya. Namun, Rahmat Ali tidak menyebutkan secara rinci mengenai perusahan-perusahaan tambang yang bermasalah tersebut. \"Ini sebagai bahan ini untuk menyusun aturan. Sekarang sudah melihat kondisi dilapangan,\" ujarnya. Sementara itu, dalam kesempatan yang salama anggota Komisi III Feri Hariayadi, menyoroti maraknya penambangan batubara secara perorangan, menggunakan karung dikawasan perusahaan. Karena tambang-tambang tersebut tidak memiliki izin. Serta disinyalir adanya permainan antara masyarakat penambang dengan pihak perusahaan. \"Ini bisa jadi meraka ini menjual kepada perusahaan. Kita akan cari tahu tentang ini,\" tegas Ferri. Sepanjang jalan menuju kawasan tambang Inti Bara Perdana (IBP) dan Danau Mas Hitam (DMH), banyak dijumpai masyarakat penambang batubaru menggunakan karung, yang merupakan wilayah HGU perusahan-perusahaan tambang. Disisi lain, Ketua DPRD Benteng Tarmizi mengungkapkan dari hasil sidak sementara, pihaknya menyimpulkan adanya dugaan pencemaran lingkungan. Terutama aliran sungai dikawasan pertambangan untuk itu pihaknya meminta dinas terkait segera melakukan peneliatan. \"Untuk mengetahui pencemarannya sudah membahayakan atau tidak, BLH harus lakukan penelitian lebih lanjut,\" tutur Tarmizi. Sedangkan untuk kasus antara warga Kota Niur Kecamatan Taba Penanjung dengan PT IBP. Tarmizi mengatakan, dalam waktu dengan akan merancang pertemuan antara kedua pihak yang difasilitasi oleh DPRD. Agar diketahui titik permasalahan sehingga dapat dicarikan jalan keluar. \"Perlu dipanggil kedua belah pihak agar keterangannya tidak dari satu sisi saja,\" ucap Tarmizi. (320)
Izin Tambang Terancam Dibekukan
Senin 23-02-2015,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:30 WIB
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2026, Siapkan Dokumen Ini
Jumat 06-11-2026,17:36 WIB
SDN 77 Padang Serai Overload, Warga dan DPRD Sepakat Usulkan Pendirian Sekolah Baru
Jumat 06-11-2026,09:58 WIB
Syarat Pengajuan Pinjaman KUR BRI Tahun 2026
Jumat 06-11-2026,15:10 WIB
Studi Zurich Ungkap 88 Persen Pekerja Tangguh Punya Kinerja Lebih Baik
Jumat 06-11-2026,09:52 WIB
Tak Perlu Halaman Luas, 5 Tanaman Hias Mini Ini Bikin Ruangan Lebih Asri
Terkini
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Oppo Find X10 Segera Hadir di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya\!
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB