CURUP, BE - Kabag Umum Setdakab Rejang Lebong, Sabirin Saleh menegaskan, tahun 2015 ini, pihaknya tidak ada kegiatan anggaran untuk pembelian kendaraan dinas. Menurut Sabirin, hal tersebut dikarenakan usulan yang mereka sampaikan tidak diakomodir DPRD Rejang Lebong. \"Untuk tahun ini kita tidak belanja kendaraan dinas baik jenis mobil maupun motor terkhusus di sekretariat Pemkab Rejang Lebong,\" ungkap Sabirin. Menurut Sabirin, awalnya pihak memang mengusulkan anggaran untuk pembelian kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat. Namun setelah pembahasan APBD tahun 2015 selesai dibahas setelah diverifikasi gubernur, ternyata anggaran tersebut dicoret. Menurut Sabirin, salah satu usulan mereka yaitu anggaran untuk pengadaan motor dinas sebannyak 156 unit. Motor tersebut akan diberikan kepada seluruh kepala desa maupun lurah yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Pembelian motor dinas untuk Kades dan lurah ini menurutnya sangat penting mengingat usia motor dinas Kades dan lurah yang sudah uzur. Hal tersebut tentunya menjadi kendala mengingat mobilitas kerja Kades dan lurah sangat tinggi. \"Motor dinas Kades dan lurah kita memang sudah layak diganti. Selain karena memang sudah lama, saat ini motor dinas mereka sudah banyak yang rusak,\" jelas Sabirin. Selain itu Sabirin juga menjelaskan, selain mengusulkan pembelian motor untuk Kades dan lurah pihaknya juga mengusulkan pembelian kendaraan roda empat. Untuk kendaraan roda empat sendiri ada 16 unit yang akan diberikan kepada dinas instansi dan camat yang memang ada sebagian yang sudah layak diganti. \"Namun semua itu tidak bisa kita lakukan karena semuanya gagal dianggarkan,\" tambah Sabirin. Lebih lanjut ia menjelaskan, pembelian kendaraan dinas baik roda empat dan roda dua memang mendapat catatan dari ferifikasi gubernur, namun hanya diminta untuk merasionalkan untuk kebutuhan yang lebih penting lagi. \"Kalau rasionalisasi kan tidak harus semuanya dihapus, namun bisa dikurangi, dari 16 kendaraan dinas mobil misalnya dikurangi jadi berapa, kemudian dari 156 kendaraan motor, cukup Kades dulu untuk lurahnya menyusul, namun kenyataanya tidak ada yang diakomodir,\" paparnya. Ia juga mengaku, usulan untuk anggaran motor dinas untuk Kades merupakan aspirasi dari sejumlah Kades yang meminta penggangian kendaraan lantaran usianya yang sudah lama. Terpisah, Wakil Ketua DPRD Rejang Lebong, Yurizal mengatakan, soal hasil pembahasan evaluasi verifikasi gubernur beberapa waktu lalu telah selesai dibahas. \"Hasil pembahasan kemarin sudah langsung diserahkan ke TAPD untuk kemudian diteruskan ke gubernur,\" jelas politisi Partai Golkar tersebut. Sementara itu, Kabid Anggaran Oki Mahendra, saat dikonfirmasi mengaku, jika hasil pembahasan sudah dalam proses penyusunan. \"Kalau hari ini selesai, besok (hari ini, red) akan kita serahkan ke gubernur,\" ungkap Oki singkat. (251)
Tak Ada Pembelian Mobnas
Selasa 17-02-2015,13:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,12:22 WIB
Rifai Buka Akses Alsintan, Lahan Pertanian Tak Boleh Menganggur
Rabu 01-04-2026,12:02 WIB
Kepala Perpustakaan Bengkulu Selatan Berganti, Bupati Tekankan Minat Baca
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB
Bupati Seluma Sambut Kunjungan Menhan, Tinjau Batalyon 891/TP
Rabu 01-04-2026,14:15 WIB
Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Bengkulu Tekankan Prioritas Infrastruktur dan Pariwisata
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,15:54 WIB
Wacana Sekolah Daring 1 April Batal, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan KBM Tetap Tatap Muka
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB