KEPAHIANG, BE - Dinas Pendidikan Pemuda dan OLah Raga (Disdikpora) Kepahiang akan mencopot guru SMP dan SD penerima tunjangan sertifikasi jika tidak bisa memenuhi ketentuan dalam jam mengajar. Bagi guru bersertifikasi SMP dan SD harus mengajar 24 jam dalam sepekan. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Dikpora Kepahiang, Zamzami Zubir SE MM melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Drs H M Holil, kemarin. \"Guru sertifikasi tingkat SMP dan SD yang tidak bisa memenuhi jam mengajarnya yakni 24 jam dalam satu pekannya, maka statusnya sebagai guru penerima tunjangan sertifikasi akan dicopot. Karena jam mengajar sebanyak 24 jam itu, sudah menjadi ketetentuan atau kewajiban bagi guru sertifikasi,\" kata Holil. Dikatakannya, khusus untuk sanksi pencopotan sertifikasi kepada guru tingkat SD yang menjadi dasar pencopotan bahkan tidak memenuhi persyaratan menerima tunjangan sertifikasi adalah sekolah dengan siswa yang tidak mencapai 10 orang. \"Untuk sekolah dengan siswa yang kurang dari 10 orang dikecualikan jika mendapatkan tambahan jam mengajar di sekolah lain,\" terang Holil. Ditambahkannya, selain dari faktor kekurangan siswa, pencopotan sertifikasi atau guru tidak bisa memenuhi syarat adalah guru yang menderita sakit secara terus menerus atau permanen. \"Beberapa faktor yang menyebabkan sertifikasi guru dicopot maupun guru yang tidak bisa memenuhi syarat untuk menerima tunjangan sertifikasi itu, umumnya sudah diketahui oleh para guru. Sekarang ini, tinggal dari tim kita yang lebih ekstra teliti,\" sambungnya. Disinggung tentang isu penghapusan sertifikasi guru yang beredar selama ini, menurutnya tidak benar adanya lantaran belum adanya edaran resmi dari pihak Pemerintah pusat. \"Informasi sertifikasi mau dihapus itu tidak benar. Buktinya surat edaran tentang penghapusan itu belum kita terima,\" tandasnya. (505)
Kurang Mengajar, Guru Sertifikasi Dicopot
Jumat 13-02-2015,14:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB
Zulhas Targetkan Pembenahan Tata Kelola MBG Sebelum 20 Oktober 2026
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:39 WIB
Prabowo Minta BRIN Bangun Teknologi Desalinasi Penuhi Kebutuhan Air
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:06 WIB
AHM Photo Competition 2026 Hadirkan Empat Subtema, Siapkan Hadiah Sepeda Motor dan Uang Tunai
Sabtu 29-08-2026,16:04 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pelajar Asah Kreativitas di Media Sosial Lewat SMKreator
Sabtu 29-08-2026,16:02 WIB
AHM Buka Program Young School Influencer 2026, Pelajar Bisa Belajar Jadi Content Creator
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB