Hadapi Dampak El Nino, Kementerian PU Tangani Karhutla dan Kekeringan di 3 Provinsi
Hadapi Dampak El Nino, Kementerian PU Tangani Karhutla dan Kekeringan di 3 Provinsi-istimewa-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Menghadapi dampak El Nino, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Termasuk di Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Maluku Utara (Malut).
Penanganan dilakukan melalui penyaluran air untuk pemadaman serta pengerahan personel dan peralatan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.
BACA JUGA:Gus Ipul Beri Peringatan Keras, Kepala Sekolah Rakyat Diminta Hindari Penyimpangan
BACA JUGA:Sekolah Rakyat Bakal Dibina 1.289 Kadet Unhan, Disiplin Siswa Jadi Misi Utama
Serta kekeringan pada musim kemarau melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan di lapangan.
"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," kata Menteri Dody, Minggu, 20 September 2026.
Di Kaltim, kata Menteri Dody, dukungan penanganan karhutla dilakukan di Kampung Kasai dan Kampung Batu-batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau.
Kebakaran di area tersebut diperkirakan berdampak pada lahan seluas sekitar 3 hektare.
"Sedangkan di Kaltara penanganan dilakukan BWS Kalimantan V dan BPBPK Kaltara bersama KPHP Berau Utara, Manggala Agni, Polri Berau, serta PT Puji Sempurna Raharja," tuturnya.
Dody mengatakan, peralatan yang dikerahkan antara lain dua unit mobil dalkarhutla milik KPHP Berau Utara, satu unit kendaraan BWS Kalimantan V dan BPBPK, satu unit mobil patroli double cabin KPHP, dua unit sepeda motor Manggala Agni, serta dua unit truk suplai air milik PT Puji Sempurna Raharja.
Hingga saat ini sekitar 1,5 hektare telah berhasil dipadamkan.
Selanjutnya, distribusi dan kegiatan penanganan lanjutan akan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD Kabupaten Berau dan instansi terkait lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

