BINTUHAN,BE- Proses pembagian kompensasi atau ganti rugi lahan Pondok Pusaka Padang Kempas, ditolak oleh 46 warga mengaku sebagai pemilik lahan. Warga menolak kompensasi ganti rugi lahan dinilai tidak sesuai dengan perjanjian sebelumnya. “Kita tidak mau mengambil kompensasi lahan berbentuk rumah di Pondok Pusaka itu, karena kita merasa dibohongi dan tidak sesuai rencana sebelumnya,” kata Zainul Arifin, selaku ketua perwakilan memiliki lahan, pada pertemuan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Kaur, Sabtu (31/1). Zainul mengatakan, ganti rugi lahan dilakukan Pemda kepada warga yang berbentuk rumah sederhana bangunan semi permanen dengan ukuran 10 x 20 itu. Hal ini dinilai warga tidak sesuai dengan perjanjian sebelumnya. Sebab Pemda berjanji akan menganti rugi lahan itu berbentuk rumah sederhana lengkap dengan serifikat rumah dan berbagai fasilitas seperti listrik dan air Air leding. Namun kenyataanya, yang diberikan Pemda hanya rumah sederhana yang sudah mulai rapuh itu. “Dulu itu listrik air semuanya akan dibantu di perumahan Pondok Pusaka itu. Tapi kenyataannya tidak sesuai dengan yang kita harapkan sebelumnya,” sesalnya. Dengan alasan inilah ia bersama warga menolak pemberian kompensasi lahan diberikan Pemda. Dia bersama warga meminta diganti rugi lahan dengan uang sebesar Rp 15 juta untuk satu orang. Jika Pemda tidak bisa memenuhi tutuntan warga, ia bersama pemilik lahan akan kembali melakukan pemagaran lahan tersebut. “Kalau Pemda tidak bisa memenuhi ganti rugi lahan sesuai dengan kesepatakan sebelumnya. Kita minta ganti rugi lahan itu dengan uang Rp 15 juta, kalau tidak kita akan tetap pagar lahan itu,” tegasnya. Meski demikian ada sebagian warga menerima kompensasi tersebut. “Bagi yang mau ngambil ganti lahan berbentuk rumah sederhana di Pondok Pusaka itu, silahkan ambil dan tanda tangan. Juga bagi yang belum mengambil juga tidak apa-apa,” kata Asisten I Setda Kaur, Bahrun Budiman, SH saat melakukan pembangian kompensasi lahan di Gedung GSG. Ditambahkan mantan Kepala Inspektorat Pemda Kaur ini, terkait sebagian warga yang menolak atas pengantian lahan yang dilakukan Pemda Kaur. Pihaknya bersama dinas terkait dan warga tersebut, akan kembali melakukan musyawarah untuk menyelesaikan permasalah ini. “Nanti semuanya kita bicarakan lagi, ini hal yang biasa terjadi. Kita minta permasalahan ini nanti sampai berlanjut. Kalau warga minta ganti uang itu, nanti akan kita bahas lagi,” jelas Budiman.(618)
Sebagian Warga Tolak Ganti Rugi Lahan
Minggu 01-02-2015,20:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di JTTS Meningkat, HK Catat Lonjakan Hingga 50 Persen
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB