PINO, BE - Camat Kecamatan Pino Gunawan Suryadi MPd mengaku saat ini ternak warga di wilayahnya banyak berkeliaran bebas. Untuk mencegah hal itu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengupayakan penerapan hukum adat bagi ternak berkeliaran yang masuk ke ladang atau sawah warga akan dipotong oleh warga yang sawah atau ladangnya di rusak ternak itu.\"Sanksi itu kami upayakan direalisasikan secepatnya,\" kata Gunawan.\' Menurutnya, untuk merealisasikan itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil warga seluruh desa di kecamatan dan juga para pemilik ternak. Selanjutnya akan dimusyawarahkan terlebih dahulu mengenai kebijakan yang akan diberlakukan. Dengan begitu ke depannya tidak akan ada lagi hewan ternak yang berkeliaran yang mengakibatkan keresahan warga.\"Semua warga dan pemilik ternak akan kami ajak berembuk agar kesepekatan itu nanti dapat dilaksanakan,\" ujarnya. Ditambahkannya selain melarang ternak berkeliaran bebas yang mengakibatkan rusaknya ladang dan sawah warga. Kebijakan itu untuk memastikan ternak-ternak itu dikandangkan. Hal ini juga bermanfaat agarternak itu tidak mudah hilang dicuri orang. \"Ternak yang berkeliaran akan mudah dicuri karena tidak ada yang mengawasi,\" pungkasnya. (369)
Ternak Masuk Sawah Akan Dipotong
Rabu 02-01-2013,19:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 09-05-2026,08:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Manjakan Konsumen Setia lewat Promo 'Servis Meiriah' Sepanjang Mei 2026
Sabtu 09-05-2026,17:10 WIB
Gebyar Mei Makin Untung, Beli Motor Honda di Astra Motor Bengkulu Hemat Angsuran hingga Rp 4,5 Juta
Terkini
Sabtu 09-05-2026,17:10 WIB
Gebyar Mei Makin Untung, Beli Motor Honda di Astra Motor Bengkulu Hemat Angsuran hingga Rp 4,5 Juta
Sabtu 09-05-2026,08:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Manjakan Konsumen Setia lewat Promo 'Servis Meiriah' Sepanjang Mei 2026
Jumat 08-05-2026,17:25 WIB
Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Polda Bengkulu Pastikan Nelayan Tetap Terlayani
Jumat 08-05-2026,17:21 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Cairkan Klaim Rp72 Miliar
Jumat 08-05-2026,16:43 WIB