KEPAHIANG, BE - Sebagian sopir angkutan umum di Kabupaten Kepahiang belum menyesuaikan tarif sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Kepahiang No. 551.2-683 Tahun 2015. Masalah tersebut dikeluhkan penumpang. Seperti Yanti (30) warga Kelurahan Pasar Kepahiang menjelaskan bahwa saat ia menumpang angkutan umum dari Terminal Pasar Kepahiang hingga ke Desa Tebat Laut, Kecamatan Seberang Musi, tarif yang dikenakan masih tarif sebelum turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium. \"Saya diminta sopir bayar Rp 15 Ribu. Padahal kan itu harga waktu bensin belum turun, sekarang bensin sudah Rp 6600, masa ongkosnya masih segitu,\" ujar Yanti. Menurutnya, ia sempat bertanya kepada sopir tentang belum turunnya tarif angkutan itu. \"Saya sempat nanya ke sopirnya, kok belum turun pak, tanya saya, kata sopirnya belum ada surat edaran (SE),\" terang Yanti. Hal serupa diungkapkan warga Kelurahan Dusun Kepahiang, Ifan (36). Saat ia menumpang angkutan umum ke Seberang Musi, ia sempat membayar Rp 13 Ribu, namun diminta lagi oleh sopir. \"Saya diminta nambah lagi Rp 2000, saya kira sudah turun lagi ke tarif lama. Kan di koran saya baca sudah turun lagi seperti tarif 2013,\" keluhnya. (505)
Tarif Angkutan Belum Turun
Kamis 29-01-2015,17:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-11-2026,11:21 WIB
Panduan Stek dan Sambung Pucuk Kopi Robusta, Cara Petani Bengkulu Tingkatkan Hasil Panen
Senin 02-11-2026,13:17 WIB
Ramalan Cinta 12 Shio November 2026, Ada yang Berpeluang Bertemu Pasangan Hidup!
Senin 02-11-2026,10:58 WIB
Gaji Sering Habis Sebelum Tanggal 15? Coba Atur Keuangan dengan Metode 50/30/20
Senin 02-11-2026,16:01 WIB
Bukan Sekadar Proyek, Mian Minta Infrastruktur Bengkulu Tuntaskan Keluhan Rakyat
Senin 02-11-2026,16:04 WIB
Wawali Ronny Tobing Ikut Donor Darah Sambut HUT ke-29 Bank Mandiri Bengkulu
Terkini
Senin 02-11-2026,16:04 WIB
Wawali Ronny Tobing Ikut Donor Darah Sambut HUT ke-29 Bank Mandiri Bengkulu
Senin 02-11-2026,16:01 WIB
Bukan Sekadar Proyek, Mian Minta Infrastruktur Bengkulu Tuntaskan Keluhan Rakyat
Senin 02-11-2026,13:25 WIB
Pemerintah Indonesia Desak Rusia Tak Lagi Rekrut WNI untuk Perang
Senin 02-11-2026,13:21 WIB